Hak Alam dalam Perspektif Hukum Islam: Rekonstruksi Hubungan Manusia, Alam, dan Tuhan

Authors

  • Khairul Anwar Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Muhammad Romli Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Bekim Maksuti University of Tetova, North Macedonia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.688

Keywords:

Lingkungan, Hak Alam, Hukum Islam, Khalifah fil ardh

Abstract

Krisis ekologis kontemporer menunjukkan perlunya pengembangan paradigma hukum yang tidak hanya menempatkan alam sebagai objek pemanfaatan manusia, tetapi juga mengakui kepentingan ekologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep hak alam dalam perspektif hukum Islam melalui prinsip tawhid, khalifah, amanah, mizan, maslahah, dharar, dan larangan fasad fi al-ardh, serta menganalisis rekonstruksi hubungan manusia, alam, dan Tuhan sebagai dasar pengembangan paradigma perlindungan alam yang lebih ekologis. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual. Data penelitian bersumber dari artikel jurnal ilmiah, buku akademik, karya ilmiah, dan literatur hukum Islam yang relevan, yang dianalisis melalui content analysis dan analisis konseptual untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesiskan hubungan normatif antara prinsip hukum Islam dan gagasan hak alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak alam dalam hukum Islam dipahami sebagai hak yang identik dengan hak subjek hukum manusia, lebih-lebih juga sebagai pengakuan normatif terhadap kepentingan keberlanjutan alam yang melahirkan kewajiban manusia untuk menjaga, tidak merusak, dan memulihkan keseimbangan ekologis. Rekonstruksi hubungan manusia, alam, dan Tuhan menghasilkan paradigma ekologis-teosentris yang menempatkan manusia sebagai khalifah dan pemegang amanah, alam sebagai bagian integral dari ciptaan Allah, serta tawhid, mizan, maslahah, dan larangan fasad sebagai dasar normatif perlindungan alam. Implikasinya, pengembangan hukum lingkungan Islam perlu memperluas orientasi perlindungan dari kepentingan manusia menuju keberlanjutan ekologis dan keadilan antargenerasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Rasyid, Moh. Bakir, & Munawir. (2025). Prinsip Mizan dalam Pemeliharaan Lingkungan: Telaah Tafsir Al-Azhar Pada Q.S. Ar-Rahman Ayat 7-9. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2). https://doi.org/10.58363/alfahmu.v4i2.533

Adinugraha, H. H., & Mashudi, M. (2018). Al-Maslahah Al-Mursalah dalam Penentuan Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 4(01), 63. https://doi.org/10.29040/jiei.v4i1.140

Ali, F., Zuhdi, M., & Mudzakir. (2024). Peran Agama Dalam Perubahan Sosial Masyarakat. Rayah Al-Islam, 8(1). https://doi.org/10.37274/rais.v8i1.930

Anwar, K. (2024). Green Zakat Concept: A Strategy for Utilizing Zakat Funds for Environmental Sustainability. International Conference of Zakat 2024 Proceedings, 1–7. DOI: https://doi.org/10.37706/iconz.2024.955

Anwar, K., & Susminingsih. (2024). Go Green : Strategi Santri Menjaga Lingkungan Dalam Perspektif Maqashid. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 06(01), 64–76. DOI: https://doi.org/10.37758/da0yg487

Cikal Rambu Basaey, A., Kusnadi, & Aristopan. (2025). Krisis Ekologi dan Mandat Kekhalifahan dalam Hukum Lingkungan Qur’ani. Legitimacy: Journal of Law and Islamic Law, 1(2). https://doi.org/10.59066/jolil.v1i2.1920

Endang, B. (2012). Futurologi dan Phenomenologi Nilai Spritual ( Hubungan Allah, Manusia dan Alam). Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 2(1), 241–258. https://doi.org/10.26418/jvip.v2i1.366

Fauzi, M. I. (2022). Konsep Amanah Dalam Al-Qur’an. Jurnal al Irfani Ilmu Al Qur an Dan Tafsir, 3(1). https://doi.org/10.51700/irfani.v3i1.213

Gade, A. M. (2023). “Muslim Environmentalisms and Environmental Ethics: Theory and Practice for Rights and Justice.” Muslim World, 113(3). https://doi.org/10.1111/muwo.12474

Habibi, A. (2012). Trade Off Kerusakan Sumber Daya Alam dan Pembangunan Ekonomi. Asas: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam, 4(1). DOI: https://doi.org/10.24042/asas.v4i1.1673

Hamdi, F., Ladraa, K., Benjammour, M., Hafidzi, A., & Ilhami, H. (2025). Integrating Maqashid al-Sharia, Fiqh al-Bi’ah, and Islamic Ethics for Sustainable Water Management: A Case Study of Indonesia. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 10(1). https://doi.org/10.22515/alahkam.v10i1.11277

Hapsari, O. P., Adriana, S. I., Natarina, A. R., Prasetyo, M. B., & Cahyani, B. (2025). Implikasi Konstitusional Pengakuan Hak Alam Sebagai Subjek Hukum Dalam Perlindungan Lingkungan Hidup (Perspektif Hukum Indonesia Dan Ekuador). Journal of Studia Legalia, 6(1). https://studialegalia.ub.ac.id/index.php/studialegalia/article/view/187

Harahap, S., Harahap, R. H., & Mohd Roslan Moh Nor. (2026). Customary Negotiation and Islamic Environmental Law: Human-Nature Relations in the Batak Angkola Community, South Tapanuli, Indonesia. Ijtihad : Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan, 26(1), 1–36. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v26i1.1-36

Himawan, P. E., Asrulsani, A., Kholik, A., & Maulana, A. N. (2025). Fasad dalam Perspektif Pendidikan Islam. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 6(4). https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i4.759

Idris, Muhd. N., & Marhaban, N. (2024). Hudud dalam Alquran; Historisitas dan Pengembangan Hukum Islam. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(2). https://doi.org/10.71153/fathir.v1i2.86

Ikbal, M., Anshari, M. B., Syafiqal, M. F., & Rasyid, A. (2025). Meninjau Peran Ormas Keagamaan dalam Sektor Pertambangan Pasca PP 25/2024. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 248-259. https://doi.org/10.71153/wathan.v2i2.261

Koehrsen, J. (2021). Muslims and climate change: How Islam, Muslim organizations, and religious leaders influence climate change perceptions and mitigation activities. In Wiley Interdisciplinary Reviews: Climate Change (Vol. 12, Number 3). https://doi.org/10.1002/wcc.702

Kurniawan, A. A., & Fadlillah, I. (2025). From anthropocentric to ecocentric jurisprudence: A maqasid-based reconstruction of Islamic environmental ethics toward intergenerational equity. Al’Adalah, 28(2). https://doi.org/10.35719/aladalah.v28i2.666

Maulana Bagus Rahmat, Masruchin, & Fauzan. (2025). The Idea of Islamic Ecotheology in Responding to the Global Environmental Crisis: An Analysis of the Concepts of Khalifah, Mīzān, and Maṣlaḥah. Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy, 7(1). https://doi.org/10.24042/ijitp.v7i1.27596

Muhammad, M., Yaqin, M. Z. N., Mahfud, F. K. R., & Alahmadi, F. M. S. (2024). Freedom that is not Absolute: Ecological Ethics and Human-Nature Relationship in the Qur’an. Studia Ecologiae et Bioethicae, 22(4). https://doi.org/10.21697/seb.5821

Nurholis, M. (2025). Islamic law and environmental sustainability: Maqasid al-Sharia's perspective. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 8(3), 541-548. DOI: https://doi.org/10.58824/mediasas.v8i3.413

Pikahulan, R. M., Kurniati, Misbahuddin, Rasyid, St. C., & Anisa, N. A. (2025). Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam Mewujudkan Prinsip Maslahah dan Keseimbangan Ekologis di Kota Makassar Rustam. Al-Mizan, 21(2). DOI: https://doi.org/10.30603/am.v21i2.6989

Quddus, A. (2017). Ecotheology Islam: Teologi Konstruktif Atasi Krisis Lingkungan. Ulumuna, 16(2). https://doi.org/10.20414/ujis.v16i2.181

Rakhmat, A. (2022). ISLAMIC Ecotheology: Understanding The Concept Of Khalifah And The Ethical Responsibility Of The Environment. Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy, 3(1). https://doi.org/10.22515/ajipp.v3i1.5104

Rizvi, A. M. (2010). Islamic Environmental Ethics and the Challenge of Anthropocentrism. American Journal of Islamic Social Sciences, 27(3). https://doi.org/10.35632/ajiss.v27i3.366

Susana, L. M., Tripalupi, R. I., Kholil, S., Efendi, N., & Sakinah, G. (2025). Reconstructing Islamic Legal Norms in Environmental Governance: A Maqasid-Based Legal Critique of Indonesia’s Resource Policies. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 10(2). https://doi.org/10.29240/jhi.v10i2.13038

Taufiq Pasiak. (2023). Neurosains Spiritual: Hubungan Manusia, Alam, dan Tuhan. In Neurosains Spiritual: Hubungan Manusia, Alam, dan Tuhan. https://doi.org/10.55981/brin.594

Testriono, & Billahi, S. (2025). Revisiting Religious Environmentalism in Indonesia: Navigating Ethics, Politics, and Policy. Studia Islamika, 32(3). https://doi.org/10.36712/sdi.v32i3.46674

Wijaya, A. P., Ramadhan, F. A., Wijaksana, A. S., & Permana, G. (2025). Penegakan Hukum Lingkungan Dalam Aspek Hukum Administrasi: Studi Kasus Pencemaran Limbah Paracetamol Di Jakarta. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(3), 339-362. https://doi.org/10.71153/wathan.v2i3.338

Yusuf, M., & Marjuni, K. N. (2023). Environmental Ethics From Perspective Of The Quran And Sunnah. Religia, 25(2). https://doi.org/10.28918/religia.v25i2.5916

Zuhdi, M. H. (2015). Paradigma fiqh al-bi’ah berbasis kecerdasan naturalis: Tawaran hukum Islam terhadap krisis ekologi. Al-'Adalah, 12(2), 771-784. DOI: https://doi.org/10.24042/adalah.v12i2.213

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Anwar, K., Romli, M., & Maksuti, B. (2026). Hak Alam dalam Perspektif Hukum Islam: Rekonstruksi Hubungan Manusia, Alam, dan Tuhan. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(3), 336-351. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.688