- Tujuan dan Ruang Lingkup
- Kriteria Pengarangan
- Jenis Manuskrip
- Jadwal Penerbitan
- Pengarsipan Elektronik
- Lisensi dan Hak Cipta
- Penanganan Pelanggaran Riset
- Konflik Kepentingan
- Diskusi Paska Penerbitan
- Koreksi dan Penarikan Kembali
- Kebijakan Proses Penelaahan
- Kebijakan Akses Terbuka
- Kepemilikan & Kepengelolaan
- Etika Publikasi
- Biaya Publikasi
- Editorial Team
- Reviewers
Pengarsipan Elektronik
FATHIR: Jurnal Studi Islam berkomitmen terhadap pelestarian jangka panjang konten ilmiahnya. Untuk memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan tetap dapat diakses secara permanen, jurnal ini menerapkan strategi pengarsipan sebagai berikut:
- Pelestarian Digital (PKP PN)
FATHIR: Jurnal Studi Islam memanfaatkan sistem pengarsipan digital LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) melalui PKP Preservation Network (PKP PN) untuk mendukung pelestarian digital terdistribusi. Sistem ini memungkinkan salinan arsip jurnal disimpan pada jaringan perpustakaan yang berpartisipasi guna mendukung pelestarian dan pemulihan konten apabila terjadi kehilangan data. - Repositori Institusional dan Repositori Subjek
Penulis didorong untuk menyimpan Version of Record (versi final artikel yang telah diterbitkan) pada repositori institusional atau repositori berbasis subjek yang relevan segera setelah publikasi. Pengarsipan tersebut harus sesuai dengan ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) yang berlaku pada artikel. - Kebijakan Pengarsipan Mandiri
Penulis diperbolehkan melakukan pengarsipan mandiri atas versi PDF final artikel yang telah diterbitkan melalui situs web pribadi, ResearchGate, Academia.edu, atau platform ilmiah lainnya, sesuai dengan ketentuan lisensi publikasi. Penulis wajib mencantumkan sitasi bibliografis lengkap dan tautan menuju artikel asli melalui Digital Object Identifier (DOI), apabila DOI telah tersedia.









