Ideologi Transnasional Jama'ah Tabligh: Analisis Jaringan Dakwah Global dan Mobilisasi Keagamaan
DOI:
https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.614Keywords:
Ideologi Transnasional, Gerakan Keagamaan, Jaringan Dakwah Global, Jama'ah Tabligh, KhurujAbstract
Globalisasi mendorong munculnya berbagai gerakan keagamaan lintas negara. Salah satunya adalah Jama'ah Tabligh, jaringan dakwah sukarela global dengan jutaan anggota di berbagai benua. Kajian tentang gerakan ini umumnya berfokus pada strategi dakwah, pola komunikasi, dan sejarah perkembangannya, sementara analisis mengenai ideologi transnasional sebagai fondasi jaringan dakwah global masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis manifestasi ideologi transnasional dalam prinsip dan praktik dakwah Jama'ah Tabligh, mengidentifikasi struktur jaringan dakwah global, serta mengkaji dinamika mobilisasi keagamaan dan tantangan kontemporer yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka (library research), dengan sumber data berupa kitab Fadhilah Amal, Muntakhab Ahadits, artikel jurnal, buku, dan dokumen terkait. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi transnasional Jama'ah Tabligh tercermin dalam prinsip khuruj fi sabilillah dan enam landasan utama yang bersifat universal. Jaringan globalnya dibangun melalui sistem markaz dengan struktur longgar dan desentralisasi yang memungkinkan gerakan bertahan dalam beragam rezim politik. Adapun tantangan kontemporernya meliputi tuduhan keterkaitan dengan terorisme, persoalan keluarga, serta adaptasi terhadap teknologi digital pascapandemi COVID-19. Penelitian ini memperkaya kajian gerakan Islam transnasional dengan menghubungkan ideologi, struktur jaringan, dan mobilisasi keagamaan. Secara teoretis, Jama'ah Tabligh merepresentasikan model gerakan transnasional yang memadukan universalisme ideologi, struktur jaringan longgar, dan mobilisasi berbasis relawan.
Downloads
References
Ahmad Dairobi. (2025). Metode Komunikasi Dakwah Jama’ah Tabligh Studi Kasus Jama’ah Masjid Lawan Kidul Kota Palembang. Tanwiruna: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 1(1), 46-54. https://doi.org/10.65793/j.tanwiruna.2025.51
Ahmad, S. M. (2011). Perkembangan paham keagamaan transnasional Indonesia. Jakarta: Kementerian Agama RI Badan Litbang dan Diklat Puslitbang Kehidupan Keagamaan.
Badriza, K. (2022). Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Sebagai Induk Madrasah Asia Selatan Berbasis Jama’ah Tabligh Di Indonesia. FIHROS: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 6(1), 10-26. DOI: https://doi.org/10.63915/fihros.v6i1.21
Basch, L., Glick-Schiller, N., & Szanton-Blanc, C. (1994). Nations unbound: Transnational projects, postcolonial predicaments, and deterritorialized nation-states. London: Routledge.
Darmawan, A. (2023). Penguatan Karakter Calon Karyawan melalui Khuruj fi Sabililllah di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia Surabaya. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 13(2), 216-230. https://doi.org/10.54180/elbanat.2023.13.2.216-230
Dayyan, M., Mardhiah, A., & Sembiring, M. (2019). Da'wah Experience, Spiritual, And Economic Resilience of Jamaah Tabligh in Langsa Aceh. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 19(2), 203-220. DOI: https://doi.org/10.22373/jiif.v19i2.4545
Effendi, D. I. (2024). Konstruksi identitas keagamaan gerakan Islam transnasional (Studi fenomenologi terhadap gerakan Jama'ah Tabligh) [Digilib UIN Sunan Gunung Djati].
Fauziah, N. R. (2024). The negotiation strategy of transnational Islamic networks: The case of Jama'ah Tabligh in Indonesian pesantren [Tesis, Universitas Islam Internasional Indonesia]. UIII Repository.
Hasanah, U., Holilah, I., Milah, A. S., & Halimatusa'diah. (2025). The transformation of Tablighi Jamaat's da'wah: Digital adaptation and political engagement in Indonesia. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 19(1), 235–266. DOI: https://doi.org/10.15575/idajhs.v19i1.45960
Ihsan, M., & Sahputra, H. (2026). The Practice of Khuruj Fisabilillah in Shaping the Religious Character of Youth in Jama’ah Tabligh: A Living Quran Study. International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA), 9(3), 742–755. https://doi.org/10.24036/ijmurhica.v9i3.566
Ismail, M., Nurhikmah, & A. Nurkidam. (2025). Dynamics of Family Communication Patterns in Provision of Livelihood - Khuruj Study of the Tablighi Jamaah. KOMUNIDA : Media Komunikasi Dan Dakwah, 15(1), 278–309. https://doi.org/10.35905/komunida.v15i1.13805
Kandhlawi, M. M. Y. (2014). Muntakhab ahadits (Terjemahan). Solo: Pustaka Arafah.
Kandhlawi, M. Z. (2015). Fadhilah amal (Terjemahan). Solo: Pustaka Arafah.
Khotimah, G., Abd, A., Alpizar, & Hasbi, R. (2024). Transnational organization: Religious moderation among Jamaah Tabligh (JT) in Pekanbaru City. Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies, 10(2). DOI: https://doi.org/10.30983/islam_realitas.v10i2.8669
Maghfurrohman, M., Fajariani, N., & Mujib, L. S. B. (2024). Peran Pemenuhan Nafkah Keluarga: Studi Pemikiran Ulama Hukum Islam. Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam, 22(1), 001-017. DOI: https://doi.org/10.69552/ar-risalah.v22i1.2174
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Analisis data kualitatif (Terjemahan). Jakarta: UI Press.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Shaliadi, I., & Budianto, A. A. (2023). Khuruj Fisabilillah Pendekatan Baru Untuk Pembinaan Karakter Pelajar . Molang: Journal Islamic Education, 1(1). https://doi.org/10.32806/jm.v1i1.603
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syamsuri Syamsuri, Aisyah Aisyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









