Harmonisasi Sains Dan Agama Dalam Menghadapi Perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Di Era Digital

Authors

  • Rizki Ramadhani UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Imtinan Hanazain UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.606

Keywords:

Harmonisasi sains dan agama, Kecerdasan buatan, Pendidikan Islam, Era Digital, Epistemologi Islam

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) di era digital telah membawa transformasi signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan Islam. Di satu sisi, AI menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, mempersonalisasi materi, dan memperluas akses terhadap pengetahuan Islam. Di sisi lain, kehadiran AI menimbulkan tantangan etis dan epistemologis yang serius, seperti potensi plagiarisme, bias algoritmik, serta erosi nilai spiritual dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana harmonisasi sains dan agama dapat berfungsi sebagai kerangka etis dalam menghadapi perkembangan AI, khususnya dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa harmonisasi sains dan agama dalam menghadapi AI memerlukan integrasi tiga pilar utama: (1) penguatan landasan epistemologis berbasis tauhid dan Maqāṣid al-Sharīʿah, (2) pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang responsif terhadap teknologi digital, dan (3) pembentukan etika digital Islam yang berakar pada nilai-nilai Qur’ani dan hadis. Sejalan dengan pandangan Putri (2026) dalam Paradigma Tauhid dan Pengembangan IPTEKS, paradigma tauhid menegaskan bahwa kemajuan teknologi modern, termasuk AI, harus diarahkan untuk kemaslahatan manusia dan menjaga integritas spiritual. Artikel ini menyimpulkan bahwa harmonisasi sains dan agama bukan sekadar wacana idealistik, melainkan kebutuhan nyata untuk memastikan perkembangan AI tetap selaras dengan nilai kemanusiaan dan spiritual Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alam, D. R. M., Ibrahim, Z. M., & Cahyadi, Y. (2026). Sikap Umat Islam terhadap Perkembangan Sains dan Teknologi Modern : Perspektif Integrasi Ilmu Tauhid. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 1–10. DOI: https://doi.org/10.33558/turabian.v4i1.11999

Alfazil, A., Haris, M., Arifin, A., Muhajirin, M., & Arhamolah, A. (2026). Implementasi Nilai-Nilai Hadits Tentang Kepedulian Sosial Dalam Penguatan Solidaritas Masyarakat Di Era Digital. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(2), 140-153. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.523

Ario Putra, F. M., Al-Anshari, & Irmawati. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Pada Era Society 5.0. In Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi (Vol. 1, Number 1). DOI: https://doi.org/10.71312/mrbima.v1i1.439

Dawam, A., & El-Hisan, M. A. R. (2024). Peran Artificial Intelligence Dalam Mengurangi Perilaku Koruptif (Perspektif Pendidikan Islam). SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 2(2), 40–72. https://doi.org/10.59166/syaikhona.v2i2.231

Habibah, S., & Fuad, A. N. (2026). Epistemologi Islam Vs Barat di Era Kecerdasan Buatan: Telaah Filosofis-Etis Atas Transformasi Pendidikan. In The Logic of Information (Vol. 13). https://doi.org/10.1093/oso/9780198833635.001.0001

Ichsan, W. K., Hasan, R. M., & Yanti, A. M. (2026). Model Komunikasi Dakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar di Media Youtube. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(1), 60-79. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.390

Isra, & Saldi. (2010). Pergeseran fungsi legislasi: Menguatnya model legislasi parlementer dalam sistem presidensial Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Irawan, J., & Bashori, B. (2025). Etika Penyebaran Ayat Al-Qur’an dalam Media Digital: Kajian Literatur atas Tantangan dan Prinsip Qur’ani. Fathir: Jurnal Studi Islam, 2(3), 357-369. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i3.330

Jamal, & Anton. (2021). Maqasid al-Syariah: Dalam dinamika hukum Islam Indonesia. Lhee Sagoe Press.

Juanda, E., Umat, S., Muhammad, M., Afrianti, R., Rahmi, S., Jamilah, J., & Mirja, M. (2026). Reaktualisasi Hadits Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam Membangun Kesadaran Sosial Masyarakat Muslim di Era Digital. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(2), 154-166. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.524

Marlenda, M., & Bashori, B. (2025). Peran literasi digital dalam dakwah berbasis Al-Qur’an: Implementasi dan tantangan di media sosial. Al-Ukhwah-Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 1-12. DOI: https://doi.org/10.47498/jau.v4i1.5131

Mubarak, A. Z., & Dzulhadj, A. T. (2025). Pendidikan Islam dan Kecerdasan Buatan: Sebuah Pendekatan Integratif. Pesan-Trend: Jurnal Pesantren dan Madrasah, 4, 28–45. https://doi.org/10.23971/jpsp.v2i2.4036

Packer, & Herbert L. (1968). The limits of the criminal sanction. Stanford University Press.

Priyatna, S. E., & Hamdani. (2026). AI dalam pendidikan Islam: Membangun pembelajaran adaptif dan etika digital berbasis Al-Qur’an. Prenade Media.

Putri, F. F. N. , dkk. (2026). Paradigma tauhid dan pengembangan IPTEKS: Jejak peradaban Islam hingga etika teknologi modern. UMM Press.

Rohman, T., Ilyasin, M., & Muadin, A. (2024). Kontribusi Islam terhadap Perkembangan Pendidikan Islam dalam Era Industri 4.0. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 486–498. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.406

Sumarwan, A. (2025). Penerapan Artificial Intelligence Dalam Pendidikan di Pondok Pesantren Nurul jadid Assallange Bua. AL-USWAH: Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(1), 65–78. https://doi.org/10.24014/au.v8i1

Supriadi, Marwiyah, St., Yulistiawati, N. A., & Mas’adi. (2025). Penguatan Karakter Moderasi Beragama Era Artificial Intelligence dalam Sistem Pengelolaan Pendidikan. JURNAL PENDIDIKAN IPS, 15(4), 1547–1557. https://doi.org/10.37630/jpi.v15i4.3889

Tursina, L. (2026). Kosmologi Tafsir Zaghlul An-Najjar. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(2), 71–89. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i2.410

Wachyudi, M. N. (2025). Prospek PAI & Budi Pekerti di era teknologi AI: Antara harapan dan kenyataan di balik detox peradaban. UMM Press.

Wulandari, M. N., Rochmad, M. A., & Yaqin, A. (2025). Integrasi Nilai Islami dan Literasi Digital: Transformasi PAI Menuju Generasi Emas Society 5.0. Bayan Lin Naas Jurnal Dakwah Islam, 9(1), 51–59. DOI: https://doi.org/10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2226

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Ramadhani, R., & Hanazain, I. (2026). Harmonisasi Sains Dan Agama Dalam Menghadapi Perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Di Era Digital. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(3), 411-424. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.606