Transformasi Perilaku dalam Pendidikan: Analisis Tafsir Tarbawi Qs Ar-Ra’d Ayat 11 Sebagai Teori Perubahan Edukatif

Authors

  • Mokhammad Alfa Salam Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.601

Keywords:

QS Ar-Ra’d ayat 11, Transformasi Prilaku, Pendidikan Islam, Perubahan Edukatif

Abstract

QS. Ar-Ra’d ayat 11 merupakan salah satu ayat Al-Qur’an yang memuat prinsip fundamental tentang perubahan manusia dan masyarakat. Ayat ini menegaskan bahwa perubahan tidak terjadi secara spontan, melainkan diawali oleh transformasi yang berlangsung dalam diri manusia melalui perubahan kesadaran, pola pikir, nilai, dan perilaku. Artikel ini mengkaji QS. Ar-Ra’d ayat 11 dalam perspektif tafsir tarbawi dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan pendekatan kualitatif-deskriptif. Analisis dilakukan melalui telaah terhadap penafsiran para mufasir klasik dan kontemporer serta relevansinya dengan konsep transformasi perilaku dalam pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa para mufasir memandang perubahan sosial sebagai konsekuensi dari perubahan internal manusia yang mencakup dimensi moral, spiritual, dan intelektual. Dalam perspektif tafsir tarbawi, ayat ini dapat dikonstruksi sebagai landasan teoritik pendidikan transformatif yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif perubahan. Transformasi edukatif yang terkandung dalam ayat tersebut dibangun atas tiga prinsip utama, yaitu kesadaran diri (self-awareness), kemauan untuk berubah (will to change), dan tindakan nyata (action). Ketiga prinsip tersebut menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mentransmisikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mengembangkan kesadaran spiritual, menumbuhkan motivasi internal, serta membiasakan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an. Oleh karena itu, QS. Ar-Ra’d ayat 11 memiliki relevansi yang kuat sebagai paradigma pendidikan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan pembentukan akhlak, sehingga dapat menjadi landasan konseptual dalam menjawab berbagai persoalan krisis moral dan degradasi karakter yang dihadapi pendidikan kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Ghazali. (2011). Ayyuha al-Walad. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Maraghi, A. M. (1946). Tafsir al-Maraghi. Mustafa al-Babi al-Halabi.

Al-Rasyidin. (2015). Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis, dan Praktis. Ciputat Press.

Al-Tabari, M. J. (2001). Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān. Mu’assasah al-Risalah

Al-Zuhaili, W. (2001). Tafsīr al-Munīr. Dar al-Fikr.

Efendi, S., Ramli, R., & Zulhendra, D. (2024). Strategi Pengembangan Profesionalisme Pendidik di Era Digital. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 1(1), 53-66. https://doi.org/10.71153/arini.v1i1.105

Fikri, A. N., Amelia, A., Gani, A., Akmansyah, M., & Amiruddin. (2025). Konsep pembentukan karakter dalam tafsir tarbawi mufassir kontemporer dan relevansinya terhadap pendidikan Islam masa kini. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35389

Freire, P. (2000). Pedagogy of the Oppressed. Continuum

Halim, I., & Sugiar, L. (2026). Model pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani melalui metode experiential learning SMP IT Al-Hafizh Palopo. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 5(1), 246-256. DOI: https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2430

Ibn Kathir, I. U. (2004). Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm. Dar Tayyibah.

Ibn Miskawayh. (1968). Tahdzīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-A‘rāq. Mansyurat Dār Maktabah al-Ḥayah.

Izzah, N. ., Jannah, M., & Mahmud, S. (2026). Agama dan Kepribadian Manusia: Kajian Psikologi Agama tentang Religiusitas dan Pembentukan Diri. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(2), 165-178. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i2.473

Langgulung, H. (1988). Asas-Asas Pendidikan Islam. Pustaka Al-Husna.

Mirza, I., & Siroj, S. A. (2025). Analisis tafsir tarbawi dalam pendidikan karakter: Studi literatur tentang konsep, prinsip, dan implementasi. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi, 5(1). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i1.1166

Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.

Permana, D., Ridwan, E. H., & Gandara, T. (2024). Kewajiban Belajar-Mengajar Dalam Konteks Tafsir Tarbawi. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(3), 340-356. https://doi.org/10.71153/fathir.v1i3.150

Pakihudin, A., Yulisti, S., & Utami, N. D. (2026). Rekonstruksi tafsir tarbawi: Integrasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam penafsiran Al-Qur’an kontemporer. EDUSHOPIA: Journal of Progressive Pedagogy, 3(1), 49–56. https://doi.org/10.64431/edushopia.v3i1.299

Pohan, Z. R. H., Idris, M. N. M., Ramli, R., Anwar, A., & Paisal, J. (2023). Sejarah Peradaban Dan Masa Depan Kesadaran Manusia Pada Posisi Ontologis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Dalam Perspektif Alquran:(Kajian Tafsir Ayat-Ayat Filosofis). Basha'ir: Jurnal Studi Al-Qur'an Dan Tafsir, 3(1), 29-38. DOI: https://doi.org/10.47498/bashair.v3i1.2030

Qutb, S. (2003). Fī Ẓilāl al-Qur’ān. Dār al-Syurūq.

Saputri, I., Sakdiyah, S., & Rusnawati, R. (2023). Peran Orang Tua Membina Pendidikan Al-Quran Terhadap Anak Usia Dini di Manggeng Aceh Selatan. Al-Ukhwah-Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 2(1), 89-101. DOI: https://doi.org/10.47498/jau.v2i1.2107

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Ulwan, A. N. (2012). Pendidikan Anak dalam Islam. Khatulistiwa Press.

Wahida, N., Paisal, J., & Ramli, R. (2024). Pola Pengasuhan Anak di Yayasan Panti Asuhan Ummul Yatama Serambi Mekkah. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(2), 123-138. https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i2.90

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Alfa Salam, M. (2026). Transformasi Perilaku dalam Pendidikan: Analisis Tafsir Tarbawi Qs Ar-Ra’d Ayat 11 Sebagai Teori Perubahan Edukatif. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(3), 395-410. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i3.601