Moderasi Beragama dalam Perspektif Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Pendidikan Multikultural di Indonesia

Authors

  • T Mairizal STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Muhammad Iqbal STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/arini.v3i1.594

Keywords:

Moderasi Beragama, Al-Qur'an, Pendidikan Multikultural, Toleransi, Wasathiyah

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kerukunan sosial di tengah keberagaman agama, suku, budaya, dan bahasa. Fenomena intoleransi, radikalisme, dan konflik sosial menunjukkan pentingnya penguatan moderasi beragama melalui pendidikan. Al-Qur'an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung nilai-nilai moderasi yang relevan untuk mendukung pengembangan pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir, buku, artikel jurnal, dan berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan moderasi beragama dan pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep moderasi beragama dalam Al-Qur'an berlandaskan pada prinsip wasathiyah (jalan tengah), keadilan (al-'adl), keseimbangan (tawazun), toleransi (tasamuh), dan penghormatan terhadap keberagaman. Nilai-nilai tersebut memiliki keselarasan dengan prinsip pendidikan multikultural yang menekankan penghargaan terhadap perbedaan, persamaan derajat manusia, dialog, kerja sama sosial, dan perdamaian. Integrasi nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum, proses pembelajaran, budaya sekolah, dan pembentukan karakter peserta didik dapat memperkuat pendidikan multikultural di Indonesia. Pendidikan berbasis nilai-nilai Qur'ani berpotensi menjadi sarana strategis dalam membangun generasi yang moderat, toleran, inklusif, serta mampu menjaga persatuan dan kerukunan dalam masyarakat yang majemuk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Futaqi, S. (2020). Modal Sosial-Multikultural Pesantren dalam Membangun Harmoni Sosial Umat Beragama. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(2), 64–78. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5963

Indonesia, K. A. R. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Irmawati, I., & Mardiana, D. (2024). Pendidikan Multikultural Paradigma Moderasi Beragama Perspektif Imam Al-Ghazali. Hikmah, 21(1), 35–47. https://doi.org/10.53802/hikmah.v21i1.366

Maisari, A. (2025). Tantangan Radikalisme dan Ekstremisme: Kajian Kritis Terhadap Ekstremisme Perspektif Moderasi Beragama. Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam, 7(2), 146–159. https://doi.org/10.22373/tadabbur.v7i2.883

Muir, S., Syahril, S., & Suhaimi, S. (2022). Interpretasi Makna Wasathiyah Dalam Perspektif Al-Qur’an (Suatu Pendekatan Tematik). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(4), 1551. https://doi.org/10.35931/aq.v16i4.1188

Nafsi, A., & Saifudin, A. G. (2026). Moderasi Beragama Sebagai Pilar Harmonisasi Hubungan Antaragama Di Indonesia. Millatuna: Jurnal Studi Islam, 3(2), 226–242. https://doi.org/https://doi.org/10.33752/mjsi.v3i02.11096

Nasution, R., & Albina, M. (2024). Pendidikan Multikultural: Membangun Kesatuan Dalam Keanekaragaman. Scholars, 2(2), 164–173. https://doi.org/10.31959/js.v2i2.2781

Nur Annisa, Ruhul Zikraini Syafitri, & Herlini Puspika Sari. (2026). Moderasi Beragama Sebagai Basis Pendidikan Multikultural dalam Mewujudkan Harmoni Sosial. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 22668–22676. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5903

Nuryansah, M., & Haq, M. I. (2022). Konsep Ummatan Wasathan dalam Perspektif Tafsir Nusantara (Tafsir An-Nur, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah). Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 16(2), 269–296. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v16i2.13113

Prasetiawati, E. (2017). Urgensi Pendidikan Multikultur untuk Menumbuhkan Nilai Toleransi Agama di Indonesia. Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah, 1(02), 272. https://doi.org/10.32332/tapis.v1i02.876

Putri, S. N. A., & Fadlullah, M. E. (2022). Wasathiyah (Moderasi Beragama) Dalam Perspektif Quraish Shihab. INCARE, International Journal of Educational Resources, 3(1), 66–80.

Sutalhis, M., & Novaria, E. (2023). Pembelajaran Multikultural: Memahami Diversitas Sosiokultural Dalam Konteks Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi (JIPP), 1(3), 112–120. https://doi.org/10.61116/jipp.v1i3.181

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Buku Referensi Metodologi Penelitian Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Windayani, N. L. I., Dewi, N. W. R., Laia, B., Sriartha, I. P., & Mudana, W. (2024). Membangun Kesadaran Multikultural Melalui Implementasi Model Pendidikan Inklusif Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(2), 383–396. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i2.2889

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Mairizal, T., & Iqbal, M. (2026). Moderasi Beragama dalam Perspektif Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Pendidikan Multikultural di Indonesia. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 3(1), 173-190. https://doi.org/10.71153/arini.v3i1.594