Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Desa

Authors

  • Nasab Sabrina Febriyanti Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/wathan.v3i2.496

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dispermades, Kemandirian Desa, Pembangunan Desa

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa merupakan strategi untuk mencapai pembangunan desa berkelanjutan, yang bertujuan untuk mendorong kemandirian desa. Dalam konteks ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) memiliki peran sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab atas merumuskan kebijakan, pemberian pembinaan, dan dukungan untuk memfasilitasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat desa. Studi ini menganalisis peran Dispermades dalam mendorong kemandirian desa, khususnya dalam pengembangan kebijakan, penguatan kelembagaan desa, seperti aspek pembangunan ekonomi desa, dan peningkatan partisipasi sosial. Studi ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif-analisis. Metode pengumpulan data meliputi peninjauan undang-undang dan peraturan terkait, dokumen kebijakan, laporan kegiatan Dispermades, dan penelitian sebelumnya tentang penguatan pemberdayaan masyarakat desa. Data yang dikumpulkan menjalani analisis kualitatif tiga tahap: penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dispermades memainkan peran penting dalam mendorong kemandirian masyarakat desa dengan memberikan pembinaan yang terintegrasi ke dalam perencanaan pembangunan daerah dan desa, memperkuat kelembagaan desa, dan mendukung proyek-proyek lokal yang bertujuan untuk memperluas peluang ekonomi. Namun, pemenuhan tanggung jawab ini menghadapi banyak tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi lintas sektoral, dan kurangnya kapasitas di antara beberapa pemimpin desa dan masyarakat. Oleh karena itu, peran  Dispermades perlu diperkuat dengan meningkatkan kualitas pendampingan, meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan, dan memperkenalkan teknologi yang mendorong kemandirian berkelanjutan di masyarakat desa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriansyah, Afdhal, Mustanir, A., Faried, A. I., Mursalat, A., Kusnadi, I. H., Fauzan, R., Amruddin, Siswanto, D., Widiyawati, R., & Abdurohim. (2021). Pemberdayaan Masyarakat. Penerbit Dian Husada.

Alfitri. (2011). Community development: Teori dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Azra, A. (2000). Demokrasi, HAM, dan masyarakat madani. IAIN Jakarta Press.

Bachruddin, Hidayat, M. N., & Mukari. (2023). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Upaya Kesejahteraan Masyarakat Desa Pandanwangi, Kab. Jombang. Journal of Public Power, 7(1), 12–22. https://doi.org/10.32492/jpp.v7i1.7102

Candika, T. A., & Herdiana, D. (2023). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Sanitasi Lingkungan Cisomang Barat. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 5(2). https://doi.org/10.15575/tamkin.v5i2.24179

Febriani, F., Nugraha, P. T., Noviyanti, I., Zahrah, I. F., Fadilla, D. A., & Garis, R. R. (2024). The Role of The Community and Village Empowerment Office in Improving The Development Village Index. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 22(2), 181–190. https://doi.org/https://doi.org/10.63309/dialektika.v22i2.265

Habibi, K., & Riyadi, A. (2024). Peran Stakeholder dalam Peningkatan Ekonomi Ummat Berbasis Masjid di Kota Banda Aceh. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(2), 200–211. https://doi.org/10.71153/fathir.v1i2.69

Hamsa, A., Efendi, S., & Mayasari, M. (2025). Etika Pemberdayaan Masyarakat Dalam Islam: Kajian Atas Prinsip Amanah Dan Keadilan Sosial. Al-Ukhwah - Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 145–160. https://doi.org/10.47498/jau.v4i2.5941

Handini, S., Sukesi, & Astuti, H. K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Pengembangan UMKM di Wilayah Pesisir. Scopindo Media Pustaka.

Irmawan, M. S., & Anshori, I. (2025). Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa Bersama Kabupaten Mojokerto. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(4), 1282–1292. https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.7906

Jatnika, D. C., Burhanudin, M., Budiarti Santoso, M., & Septiyanti, S. P. (2024). Empowerment Theory and Digital Village: Insights from West Java’s Digital Village Programme. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(3), 227–245. https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.623

Kamaruddin, K., Habibi, K., & Riyanti, R. (2025). Strategi Pengelolaan BUMG Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Gampong Sawang Ba’u. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 306–315. https://doi.org/10.71153/wathan.v2i2.288

Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2013). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Alfabeta.

Maulidyah, D. W., Utami, W. S., Marzuqi, M. I., & Larasati, D. A. (2025). Peran Bumdes Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 5(2), 106–116.

Nurkomala, N., Diswandi, D., & Fadliyanti, L. (2023). The Role of Community Empowerment Institutions for Village Development. European Journal of Development Studies, 3(3), 76–82. https://doi.org/10.24018/ejdevelop.2023.3.3.268

Ramadhan, M. B., Subagyo, A., & Nuradhawati, R. (2025). Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Pembinaan Pemerintahan Desa. Jurnal Prinsip, 2(1), 584–598. https://doi.org/https://doi.org/10.36859/prinsip.v2i1.4760

Siregar, K., Misbah, T. L., Rusnawati, R., & Situmeang, M. K. (2025). Pemberdayaan Pengrajin Rotan Lewat Program BUMDes Berkat Mandiri di Gampong Lamgaboh Aceh Besar. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 2(3), 410–422. https://doi.org/10.71153/jimmi.v2i3.385

Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Refika Aditama.

Widjajanti, K. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 12(1), 15. https://doi.org/10.23917/jep.v12i1.202

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Buku Referensi Metodologi Penelitian Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Yulindawati, Y. (2024). Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dampaknya terhadap Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus di Desa Panton, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 107–123. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i2.57

Zein, M. H. M., Korompis, E. B. S., & Septiani, S. (2023). Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Dalam Melaksanakan Pengawasan Terhadap Pengelolaan Keuangan Desa. Jurnal GeoEkonomi, 14(2), 166–176. https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v14i2.309

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Febriyanti, N. S. (2026). Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Desa. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 30-45. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i2.496

Most read articles by the same author(s)