Pengaruh Ketimpangan Gender Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

Authors

  • Yulindawati Yulindawati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/wathan.v3i2.525

Keywords:

Ketimpangan Gender, Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, Pekerjaan, Kesetaraan Gender

Abstract

Kesetaraan gender merupakan isu strategis dalam pembangunan ekonomi karena menyangkut optimalisasi peran laki-laki dan perempuan di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketimpangan gender pada bidang pendidikan dan pekerjaan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 1990–2021. Analisis data dilakukan melalui regresi untuk menguji pengaruh parsial dan simultan variabel ketimpangan gender terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan gender dalam pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, demikian pula ketimpangan gender dalam pekerjaan yang juga memberikan pengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi ketimpangan gender, semakin terhambat potensi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang berorientasi pada pengurangan kesenjangan gender, khususnya dalam akses pendidikan dan kesempatan kerja, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amory, J. D. S. (2019). Peranan gender perempuan dalam pembangunan di Sulawesi Barat tahun 2016-2018. GROWTH Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(1), 1-15.

Anoraga. (2014). Psikologi Kerja. Jakarta: Rineka Cipta

Aswandi, H. M., & Kuncoro, M. (2002). Evaluasi penetapan kawasan andalan: Studi empiris di kalimantan selatan 1993-1999. Journal of Indonesian Economy and Business, 17(1), 71270. https://doi.org/10.22146/jieb.6703

Badan Pusat Statistik, (2020). Persentase Capaian Komponen IDG Indonesia Tahun 2015-2019, Jakarta.

Badan Pusat Statistik, (2020).Sepuluh Provinsi Dengan Indeks Ketimpangan Gender Tertinggi Di Indonesia Tahun 2020, Jakarta.

Chakravorty Spivak, G. (1998). Gender and international studies. Millennium, 27(4), 809-831. https://doi.org/10.1177/03058298980270041001

Elizabeth, M. Z. (2012). Reproduksi gender melalui transmisi teks agama. Jurnal Theologia, 23(1), 251-272. https://doi.org/10.21580/teo.2012.23.1.1766

Esteve-Volart, B. (2004). Gender discrimination and growth: Theory and evidence from India. LSE STICERD research paper no. DEDPS42.

Firmanzah. (2014). Marketing Politik Antara Pemahaman Dan Realita. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Galor, Oded & Weil, David N, (1996). “The Gender Gap, Fertility, and Growth,” American Economic Review, American Economic Association, vol. 86(3)

Handayani, K. B. (2021). Analisis Pengaruh Ketimpangan Gender terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Universitas Islam Indonesia

Hariadinata, I. (2019). Ketimpangan Gender Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Kesehatan, Pendidikan, Dan Ketenagakerjaan. Jakarta: Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Univeritas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Hidayah, Zulfa dan Rahmawati, Farida (2020) Menulusur Relasi Indikator Indels Pembangunan Gender Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Journal Economics, Social and Development Studies.

Hubeis, Aida Vitayala. (2010). Pendekatan Gender Dan Pembangunan Dalam Pemberdayaan Dari Masa Ke Masa. Bogor: IPB Press

Jacobus, R. C., Engka, D. S., & Kawung, G. M. (2022). Pengaruh Pendidikan, Pengangguran, Dan Ketimpangan Gender Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(3), 1-12.

Klasen, S., & Lamanna, F. (2009). The impact of gender inequality in education and employment on economic growth: new evidence for a panel of countries. Feminist economics, 15(3), 91-132.

Lincolin, Arsyad (2008). Ekonomi Manajerial. Edisi IV. Universitas Gajah Mada

Mangkunegara, Anwar Prabu. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Ros Dakarya.

Morrison, A., Raju, D., & Sinha, N. (2007). Gender Equality, Poverty and Economic Growth (Policy Research Working Paper No. WPS4349). Washington DC: World Bank.

Moses, M. (2012). Analisis pengaruh pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja pegawai dinas pertambangan dan energi Provinsi Papua. Media Riset Bisnis dan Manajemen, 18-36.

Muhtar, Yanti. (2022). Pendidikan Berperspektif Keadilan Gender. Jakarta: Depdiknas

Nursyam, Aisyah (2014). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Iklim keluarga Melalui Regulasi Diri Terhadap Prestasi Belajar, Jurnal Psikologi

Nurwijayanti, N. (2017). Pengaruh Indikator Komposit Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2004-2013. Jurnal Pendidkan Dan Ekonomi, 6(6), 520-529.

Prasetyo, P. E. (2008). The quality of growth: Peran teknologi dan investasi human capital sebagai pemacu pertumbuhan ekonomi berkualitas. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 1(1). https://doi.org/10.15294/jejak.v1i1.1452

Prawirosentono (2014), Manajemen Kinerja, Jakarta: Raja Grafindo

Purba, U. (2016). Analisis Pengaruh Ketimpangan Gender Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Lampung. Universitas Lampung.

Putri, A. D., & Setiawina, D. (2013). Pengaruh umur, pendidikan, pekerjaan terhadap pendapatan rumah tangga miskin di Desa Bebandem. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 2(4), 44604.

Rahardja, P., & Manurung, M. (1985). Teori Ekonomi Mikro: Suatu Pengantar.

Rahardjo, Mudjarad (2005), Masalah, Kebijakan dan Politik Ekonomi Pembangunan, Jakarta: Erlangga

Schaefer, C. E. (Ed.). (2011). Foundations of play therapy (2nd ed.). Wangsinton DC : John Wiley & Sons Inc.

Solow, R. M. (1994). Perspectives on growth theory. Journal of economic perspectives, 8(1), 45-54.

Sugihartono (2013), Pengantar Pendidikan, Jakarta: PT.Bumi Aksara

Swamy, A., Knack, S., Lee, Y., & Azfar, O. (2001). Gender and corruption. Journal of development economics, 64(1), 25-55. https://doi.org/10.1016/S0304-3878(00)00123-1

Swamy, A., Knack, S., Lee, Y., & Azfar, O. (2001). Gender and corruption. Journal of development economics, 64(1), 25-55. https://doi.org/10.1016/S0304-3878(00)00123-1

Todaro. Michael P. & Smith. Stephen C. (2006). Pembangunan Ekonomi. Edisi ke 9. Jakarta: Erlangga.

Triwiyanto (2014), Psikologi Pendidikan: Teori dan Aplikasi dalam Proses Pembelajaran, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Umar, Tirtarahardja & Sulo (2012), Pengantar Pendidikan, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

WHO. (2008). The global burden of diseases: 2004 update Geneva: World Health Organization.

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Buku Referensi Metodologi Penelitian Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Wiltshire (2016), Pengaruh Pekerjaan, Pendapatan Terhadap Pendapatan, Skripsi.

World Bank (2001), Introduction to Povetry Analysis: Pvetry Manual, World Bank Institute

Zahir (2021) Motivasi dan Permotivasian Dalam Manajemen, Jakarta: Raja Grafindo

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Yulindawati, Y. (2026). Pengaruh Ketimpangan Gender Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 155-173. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i2.525