Kedatangan Jepang Sebagai Awal Mula Penderitaan Wanita Di Indonesia Pada Tahun 1942-1945

Authors

  • Ibnu Daffa Ramadhan UIN Sultan Maulana Hasamuddin Banten, Serang, Banten Author
  • Mhd Juniawan Ritonga UIN Sultan Maulana Hasamuddin Banten, Serang, Banten Author
  • Askohar Askohar UIN Sultan Maulana Hasamuddin Banten, Serang, Banten Author
  • Ahmad Maftuh Sujana UIN Sultan Maulana Hasamuddin Banten, Serang, Banten Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.375

Keywords:

Jugun Ianfu, Pendudukan Jepang di Indonesia, Perbudakan Seksual, Perempuan Indonesia

Abstract

Artikel ini mengkaji sistem perbudakan seksual militer Jepang, yang dikenal sebagai “Jugun Ianfu,” selama pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945). Sistem ini secara paksa menyediakan perempuan sebagai alat pemuas nafsu seksual bagi tentara Jepang di seluruh wilayah pendudukan. Artikel ini menelusuri sejarah Jugun Ianfu di Indonesia, mulai dari proses rekrutmen, kondisi di fasilitas penahanan, hingga dampaknya terhadap korban secara fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Melalui analisis historis, artikel ini mengungkap bagaimana sistem tersebut dibangun, bagaimana perempuan Indonesia menjadi korban, dan bagaimana trauma yang mereka alami telah memengaruhi generasi mendatang. Artikel ini menekankan pentingnya memahami sejarah kelam Jugun Ianfu untuk menghormati perjuangan para korban, mengadvokasi pengakuan atas penderitaan mereka, dan mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Farisa, P. F. R., Ketaren, S. R. A., Dwiastuti, W., Rafie, M. T. Z., Setiawan, P. A., Amelia, S. M., & Widyaardana, F. (2024). Perawan Remaja yang Dilupakan: Studi Kasus Jugun Ianfu pada Masa Pendudukan Jepang di Indonesia 1942-1945. Yayasan Daarul Huda Krueng Mane, 2(4). https://doi.org/10.5281/zenodo.14381457

Fitriani, L. (2021). Stigma Sosial terhadap Korban Jugun Ianfu: Studi Kasus di Sumatera Barat. Universitas Andalas.

Heijmans, P. (2020). Indonesia’s Survivors of Japanese Wartime Sexual Slavery Speak Out. The diplomat.

International, A. (2007). Breaking the Silence: Survivors of Japan’s Military Sexual Slavery.

K.Sofianto. (2014). Garut Pada Masa Pemerintahan Jepang. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 16(1).

Lestari, E. (2017). Memori Kolektif Korban Jugun Ianfu di Indonesia. Jurnal Perempuan, 96.

McDougall, G. J. (1998). Systematic Rape, Sexual Slavery and Slavery-like Practices during Armed Conflict. Commission on Human Rights.

Perempuan, K. (2013). Catatan Kekerasan Seksual Masa Lalu: Jugun Ianfu.

Rahma, A. D., Suswandari, S., & Naredi, H. (2020). Jugun Ianfu: Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan Pada Masa Pendudukan Jepang di Jawa Barat Tahun 1942-1945. Chronologia, 1(3), 169–182. https://doi.org/10.22236/jhe.v1i3.4731

Sari, E. (2023). Jugun Ianfu: Wanita Penghibur dan Tentara Jepang 1941-1945. Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah FKIP Universitas Jambi, 3(1).

Suliyati, T. (2018). Jugun Ianfu: Derita Perempuan dalam Pusaran Perang. Kiryoku, 2(3).

Tanaka, Y. (2002). Japan’s Comfort Women: Sexual Slavery and Prostitution During World War II and the US Occupation. Routledge.

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Wulandari, A. N., Tusaddiah, H., Sari, A. P., Pebrina, Y., & Waruwu, A. (2024). Masa Pendudukan Jepang di Indonesia. Jurnal Sosial, 4(3), 16869–16880. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10662

Zulaicha, L. (2014). Metologi Sejarah: buku perkuliahan Program S-1 jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya. IAIN Press.

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Ramadhan, I. D., Ritonga, M. J., Askohar, A., & Sujana, A. M. (2026). Kedatangan Jepang Sebagai Awal Mula Penderitaan Wanita Di Indonesia Pada Tahun 1942-1945. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 17-32. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.375