Kontribusi Pembelajaran Matan Al-Syatibiyyah Terhadap Transmisi Ilmu Qira’at Di Aceh

Authors

  • Naurah Adelia Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i2.487

Keywords:

Matan Al-Syatibiyyah, Transmisi Qira’at, Pembelajaran Qira’at, Aceh

Abstract

Pembelajaran matan al-Syatibiyyah memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan tradisi qira’at sebagai salah satu cabang utama ilmu al-Qur’an. Namun, praktik pembelajarannya di Aceh masih berlangsung secara beragam dan belum sepenuhnya terlembaga secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan pelaksanaan pembelajaran matan al-Syatibiyyah dalam konteks formal dan nonformal, mengkaji metode, strategi, serta tantangan yang dihadapi, dan mengungkap kontribusinya terhadap transmisi ilmu qira’at di Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan yang dipadukan dengan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dosen qira’at Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry, muqri’ Halaqah Syaykh Abdul Qadir, pembina dan dewan juri MTQ Aceh, serta pengajar dan santri qira’at di RIAB. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matan al-Syatibiyyah dilaksanakan melalui hafalan parsial bait-bait tertentu, penjelasan kaidah qira’at, dan praktik talaqqi langsung dengan strategi yang adaptif terhadap kondisi peserta didik. Tantangan utama meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan dasar peserta, serta minimnya dukungan kelembagaan. Meski demikian, pembelajaran matan al-Syatibiyyah berkontribusi nyata dalam memperkuat otoritas keilmuan, menjaga kesinambungan sanad, memetakan perbedaan qira’at, serta melestarikan tradisi qira’at melalui MTQ dan komunitas nonformal di Aceh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, A. (2025). Strengthening The Synergy of Iman, Islam, and Ihsan Through Tadabbur of Qur’anic Messages. TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences, 1–10. https://doi.org/10.70512/tatho.v2i1.50

Aida, A., Nur Faradila, A., & Kartika Dewi, A. (2022). Variasi Qira’at Dan Latar Belakang Perbedaan Qira’at. MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Hadis, 2(1), 101–111. https://doi.org/10.54443/mushaf.v2i1.23

Avicena, F. Y., & Azizah, A. (2025). Iqra’ As the Beginning of Civilization Transformation Thematic Interpretation of QS. Al Alaq Verses 1-5. Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity), 848–857. https://doi.org/10.23917/iseth.5471

Eid, I. M. E. (2025). Arabic:Contributions Of Haji Khalifa (Kâtib Çelebi) In The Science Of Qira’at: (An Analytical Study). The Scholar-Islamic Academic Research Journal, 11(2), 1–33. https://doi.org/10.29370/siarj/issue20arabic1

Hashmi, T. M., & Ahmad, H. (2022). Ghamidi’s Critique of the Seven Aḥruf Report. International Research Journal on Islamic Studies (IRJIS), 4(1), 18–40. https://doi.org/10.54262/irjis.04.01.e02

Narol, S., & Fattahi, H. (2022). İslam Dünyasında Hicri Birinci Yüzyıldan Günümüze Kadar Aşere Kıraatinin Yayılmasının Tarihsel Aşamaları. Tevilat, 3(1), 163–181. https://doi.org/10.53352/tevilat.1128578

Pilgir, E. (2020). Abdülfettâh el-Mersafî’nin Tahrîrât İlmindeki Yeri: Şerhu’d-Dürreti’l-Mudıyye Örneği. Marmara Üniversitesi İlahiyat Fakültesi Dergisi, 58(58), 69–90. https://doi.org/10.15370/maruifd.758388

Prayitna, I. P. P., Berliana, A., Yanti, Y., & Widayati, R. (2024). Sejarah Kodifikasi Ilmu Qira’at dan Urgensinya Sebagai Warisan Bacaan Al-Qur’an Yang Mutawatir. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(1), 73–85. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v3i1.182

Rasyidi, A. (2022). Preserving the Authenticity of the Quranic Recitation: The Importance of Sanad Lineage at Tahfiz Boarding School in South Kalimantan. SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education), 10(2), 127–157. https://doi.org/10.21093/sy.v10i2.5939

Rohmah, U. N., & Roziqin, A. K. (2022). Qiraah Dalam Pandangan Ath-Tabari. As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History, 1(1), 25–39. https://doi.org/10.35132/assyifa.v1i1.191

Suarni, S. (2018). Ahruf Sab’ah Dan Qiraat Sab’ah. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 15(1), 56. https://doi.org/10.22373/jim.v15i1.5457

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Yahya, A., Zulihafnani, Z., & Muhajirah, M. (2022). Eksistensi Ilmu Qira’at pada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh dan Pemahaman Qira`at terhadap Peserta MTQ di Aceh. TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, 7(2), 272. https://doi.org/10.22373/tafse.v7i2.12769

Zaini, M., & Azharani, S. (2021). Qira’at Al-Qur’an dan Perkembangannya di Aceh. TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, 6(2), 194. https://doi.org/10.22373/tafse.v6i2.10183

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Adelia, N. (2026). Kontribusi Pembelajaran Matan Al-Syatibiyyah Terhadap Transmisi Ilmu Qira’at Di Aceh. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(2), 215-237. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i2.487