Pemahaman Akademisi Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir UIN Ar-Raniry Terhadap Crab Mentality

Authors

  • Siti Raudhatul Wahdini Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i2.409

Keywords:

Crab Mentality, Hasad, Tafsir Al-Qur’an, Ukhuwah, Etika Akademik

Abstract

Fenomena crab mentality, yakni kecenderungan menjatuhkan orang lain yang dianggap lebih unggul, menjadi tantangan serius dalam kehidupan sosial, termasuk di lingkungan akademik. Padahal, al-Qur’an menekankan nilai qanā‘ah, ukhuwah, solidaritas, dan etika kolegial yang seharusnya menjadi landasan interaksi antarindividu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman akademisi Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry terhadap konsep crab mentality dalam perspektif al-Qur’an serta implikasinya terhadap kehidupan akademik kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kombinasi studi pustaka dan lapangan. Analisis dilakukan dengan metode tafsir tematik konseptual (al-tafsīr al-mawū‘ī). Data diperoleh melalui kajian teks, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan lima akademisi yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an menggambarkan crab mentality sebagai perilaku yang lahir dari sifat hasad dan penolakan terhadap ketetapan Allah, sebagaimana tergambar dalam kisah Qābil dan Hābil serta saudara-saudara Yusuf. Tafsir klasik menekankan aspek moral-historis, tafsir modern menyoroti sisi psikologis-sosial, sedangkan tafsir kontemporer menegaskan kebijaksanaan Ilahi dalam perbedaan rezeki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman akademisi mengaitkan fenomena crab mentality dengan praktik akademik seperti penghambatan informasi atau peremehan prestasi. Al-Qur’an menawarkan solusi etis berupa pengendalian diri, empati, solidaritas, dan kesadaran moral untuk membangun lingkungan akademik yang sehat dan produktif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

‘Āsyūr, Muḥammad al-Ṭāhir Ibn . Al-Taḥrīr Wa Al-Tanwīr Juz 1. Tunis: al-Dār al-Tūnisiyyah li al-Nashr. 1984.

Al-Ghazālī, Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn, jil. 1. Beirut: Dār al-Fikr. 2005.

Al-Jābirī, Muhammad ‘Ābid. Bunyat al-‘Aql al-‘Arabi. Beirut: Markaz Dirasat al-Wahdah al-‘Arabiyah, 1986.

Al-Nawawī, Kitab al-Minhaj Fi Syarh Shahih Muslim juz 2. Beirut: Dār Ihyā’ al-Turāth al-‘Arabī, t.t.

Al-Syāṭibī, al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Sharī‘ah, jil. 2. Beirut: Dār al-Ma‘rifah. 1997.

Al-Ṭabarī, Tafsir al-Ṭabarī Jami’ al Bayān Fī Ta’wīl al-Qur’an Terjemah Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Azzam. 2007.

Al-Zarkasyī, al-Burhān fī ‘Ulūm al-Qur’ān, tahqīq: Muhammad Abū al-Faḍl Ibrāhīm juz 1. Beirut: Dār al-Ma‘rifah. 1971.

Bahri, Samsul. Metodologi Penelitian al-Qur’an dan Tafsir, (Banda Aceh: Bandar Publishing. 2024.

Beach, S. R. H. & Tesser. Self-Evaluation Maintenance and Evolution, Springer: Boston. 2000.

Bloom, Benjamin S et al., Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Handbook I: Cognitive Domain. New York: David McKay Company. 1956.

Hornby. Oxford Advanced Learner’s Dictionary (9 th ed). Oxford: Oxford University Press. 2015.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya. 2007.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2017.

Muhajir Noeng. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin. 2002.

Muhajir, Noeng. Metode Penelitian Kualitatif, Edisi IV. Yogyakarta: Rake Sarasin. 2002.

Nasution S. Teknologi Pendidikan Bandung. Bandung: CV Jammars. 1999.

Patton, Michael Quinn. Qualitative Research & Evaluation Methods 3rd ed. Thousand Oaks CA: Sage Publication. 2002.

Purwanto, Ngalim. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosda Karya. 2010.

Qasim, Muhammad. ‘Ilm al-Balaghah (Kairo: Maktabah al-Nahdhah al-Misriyyah. 1982.

Quṭb, Sayyid. Fī Ẓilāl al-Qur’ān: di Bawah Naungan al-Qur’an jilid 6, Cetakan I. Jakarta: Gema Insani Press. 2003.

S Lily L Mendoza. Theoretical Advances in the discourse of indigenization. Dalam R. Pe-Pua (ed), Mga Babasahin sa Agham Panlipunang Pilipino: Sikolohiyang Pilipino, Pilipinolohiya, at Pantayong Pananaw. Quezon City: Kalikasan Press. 2007.

Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2012.

Satori, Djam’an dan Aan Komariah. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta. 2017.

Shihab, M Quraish. Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati. 2002.

Singarimbun Masri dan Sofyan Efendi. Metodologi Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES. 1989.

Singarimbun, Masri dan Sofyan Effendi. Metode Penelitian Survai, Jakarta: LP3ES. 1989.

Sudijono Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers. 2011.

Sudjana Nana. Penilaian hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakraya. 2012.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta. 2001.

Taimiyyah, Ibnu. Muqaddimah fī Uṣūl al-Tafsīr. Kairo: Maktabah al-Sunnah al-Muḥammadiyyah. 1988.

Winkel W.S. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi. 2009.

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Wahdini, S. R. (2026). Pemahaman Akademisi Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir UIN Ar-Raniry Terhadap Crab Mentality. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(2), 43-70. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i2.409