Transformasi Relasi Sosial Remaja Kalimantan Barat di Era Digital

Authors

  • Amalia Irfani IAIN Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia Author
  • Azkiya Ramadani Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/wathan.v3i3.636

Keywords:

Transformasi Digital, Relasi Sosial Remaja, Kalimantan Barat

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara remaja membangun, memelihara, dan memaknai hubungan sosial. Perubahan tersebut berlangsung secara beragam karena dipengaruhi oleh kondisi keluarga, akses terhadap teknologi, karakteristik lingkungan, serta intensitas penggunaan media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi relasi sosial remaja di Kalimantan Barat pada era digital melalui desain studi kasus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan membandingkan pengalaman remaja yang tinggal di wilayah perkotaan, khususnya Kota Pontianak, dengan remaja yang berasal dari wilayah pinggiran dan perdesaan. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria remaja berusia 15–19 tahun, berdomisili di Kalimantan Barat, aktif menggunakan telepon pintar dan media sosial, serta memiliki pengalaman membangun dan mempertahankan persahabatan melalui platform digital. Sebanyak 25–35 remaja dilibatkan dalam wawancara mendalam dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform permainan daring telah memperluas jaringan pertemanan serta memungkinkan hubungan sosial berlangsung melampaui batas geografis. Namun, pengalaman digital remaja berbeda berdasarkan lokasi tempat tinggal, akses internet, kondisi keluarga, dan kekuatan komunitas lokal. Remaja perkotaan cenderung memiliki jaringan digital yang lebih luas, sedangkan remaja di wilayah pinggiran dan perdesaan lebih mempertahankan keterhubungan antara persahabatan daring dan interaksi tatap muka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi menghasilkan bentuk persahabatan hibrida yang menghubungkan ruang domestik, komunitas lokal, dan jaringan virtual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, R. (2021). Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Kenakalan Siswa SMAN 3 Tualang.

Angelini, F., Gini, G., Marino, C., & Van Den Eijnden, R. (2024). Social media features, perceived group norms, and adolescents’ active social media use matter for perceived friendship quality. Frontiers in Psychology, 15. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1222907

Angelini, F., Marino, C., & Gini, G. (2023). Friendship quality in adolescence: the role of social media features, online social support and e-motions. Current Psychology, 42(30), 26016–26032. https://doi.org/10.1007/s12144-022-03564-3

APJII. (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. https://apjii.or.id/survei

BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. (n.d.). Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat.

BPS Provinsi Kalimantan Barat. (2025). Provinsi Kalimantan Barat dalam angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.

Creswell, W. J., & Poth, N. C. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design.

Durkheim, E. (1982). The Rules of Sociological Method. Free Press.

Durkheim, E. (2011). The Elementary Forms of The Religious Life. IRCiSoD.

Erving, G. (1959). The Presentation of Self in Everyday Life. Anchor Books.

Febriansyah, R. (2024). Dampak Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Nilai-Nilai Budaya. Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 49–55. https://doi.org/10.37403/glow.v4i2.284

Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How Many Interviews Are Enough? Field Methods, 18(1), 59–82. https://doi.org/10.1177/1525822X05279903

Huang, S., Lai, X., Zhao, X., Dai, X., Yao, Y., Zhang, C., & Wang, Y. (2022). Beyond Screen Time: Exploring the Associations between Types of Smartphone Use Content and Adolescents’ Social Relationships. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(15). https://doi.org/10.3390/ijerph19158940

Ikawati, L. (2018). Pengaruh Media Sosial Terhadap Tindak Kejahatan Remaja. Jurnal Syariati, 4(2), 223–232.

Irfani, A. (2024, April 31). Kenakalan Remaja Sebuah Refleksi Keadaan Bangsa. Suara Muhammadiyah.

Juanta, P., Sinurat, C. C. A. P. B., & Fernando, J. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial Remaja. Indonesian Journal Of Education, 2(2), 106–109. https://doi.org/10.71417/ije.v2i2.773

Landoll, R. R., La Greca, A. M., & Lai, B. S. (2013). Aversive Peer Experiences on Social Networking Sites: Development of the Social Networking-Peer Experiences Questionnaire (SN-PEQ). Journal of Research on Adolescence, 23(4), 695–705. https://doi.org/10.1111/jora.12022

Manuel, C. (2010). The Rise of the Network Society. Wiley-Blackwell.

Murray, N. E., Marin-Dragu, S., & Cormier, M. (2025). Investigating associations of social media use motives and mental well-being in adolescents. Computers in Human Behavior Reports, 20, 100846. https://doi.org/10.1016/j.chbr.2025.100846

Nesi, J., Dredge, R., Maheux, A. J., Roberts, S. R., Fox, K. A., & Choukas-Bradley, S. (2023). Peer experiences via social media. In Encyclopedia of Child and Adolescent Health, First Edition (Vol. 3, pp. 182–195). https://doi.org/10.1016/B978-0-12-818872-9.00046-7

Polnaya, T., Murwani, P., & D. Pariela, T. (2023). Transformasi Budaya dan Interaksi Sosial dalam Masyarakat Adat: Dampak Masuknya Teknologi Digital. Baileo : Jurnal Sosial Humaniora, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.30598/baileofisipvol1iss1pp1-14

Shrivastava, S. R., Bobhate, P. S., & Jasri, D. A. M. (2025). Adolescents’ Health in the Digital Era: Exploring Opportunities, Overcoming Challenges, and Implementing Public Health Interventions. International Journal of Preventive Medicine, 16. https://doi.org/10.4103/ijpvm.ijpvm_365_24

Stanlaw, J. (2020). Bourdieu, Pierre. In The International Encyclopedia of Linguistic Anthropology (pp. 1–2). https://doi.org/10.1002/9781118786093.iela0040

Steinsbekk, S., Bjørklund, O., & Valkenburg, P. (2024). The new social landscape: Relationships among social media use, social skills, and offline friendships from age 10–18 years. Computers in Human Behavior, 156, 108235. https://doi.org/10.1016/j.chb.2024.108235

Uhls, Y. T., van der Wal, A., Ellison, N., Collier, A., Subrahmanyam, K., & Valkenburg, P. M. (2024). Adolescents’ online communication practices in a digital world. In Handbook of Children and Screens: Digital Media, Development, and Well-Being from Birth Through Adolescence (pp. 215–221). https://doi.org/10.1007/978-3-031-69362-5_30

Van Ouytsel, J., Walrave, M., Ponnet, K., Willems, A.-S., & Van Dam, M. (2019). Adolescents’ perceptions of digital media’s potential to elicit jealousy, conflict and monitoring behaviors within romantic relationships. Cyberpsychology, 13(3). https://doi.org/10.5817/CP2019-3-3

Yin, R. K. (2015). Case Studies. In International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences (pp. 194–201). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.10507-0

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Irfani, A., & Ramadani, A. (2026). Transformasi Relasi Sosial Remaja Kalimantan Barat di Era Digital. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(3), 632-647. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i3.636