Fenomena “Overthinking Pasca Interaksi Sosial” Pada Pengguna Tiktok: Analisis Psikologi Komunikasi
DOI:
https://doi.org/10.71153/wathan.v3i2.604Keywords:
Overthinking, Interaksi Sosial, TikTok, Post-Event Processing, Computer Mediated CommunicationAbstract
Perkembangan platform media sosial Tiktok telah melahirkan berbagai fenomena komunikasi, salah satunya adalah munculnya konten-konten yang menggambarkan pengalaman overthinking pasca interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena overthinking setelah berbicara pada pengguna Tiktok melalui perspektif psikologi komunikasi. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan Teknik analisis isi (content analysis) terhadap konten Tiktok berupa video, narasi, caption, dan komentar pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena tersebut merupakan manifestasi dari Post-Event Processing (PEP), yakni proses kognitif berupa evaluasi diri yang berulang dan negative setelah peristiwa komunikasi berakhir. Melalui mekanisme Computer Mediated Communication (CMC), Tiktok berperan mengubah pengalaman psikologis yang semula bersifat individual menjadi pengalaman kolektif (Share experience) melalui interaksi di kolom komentar. Temuan ini memperlihatkan bahwa Tiktok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang psikologis kolektif tempat individu mengekspresikan, memaknai, dan memvalidasi kondisi psikologis mereka bersama komunitas digital.
Downloads
References
Adn, N. A. J., Nugroho, A., & Naryoso, A. (2023). Pengelolaan Konflik Relasi Asmara Karena Kebiasaan Pengungkapan Overthinking Pasangan Melalui Media Sosial Tik-Tok. Interaksi Online, 11(3), 413–421.
Andzani, D., & Irwansyah. (2023). Dinamika Komunikasi Digital: Tren, Tantangan, dan Prospek Masa Depan. Jurnal Syntax Admiration, 4(11), 1964–1976. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i11.743
Cut Muthia, Hendi Suhendi, & Ira Wahyudi. (2024). Computer Mediated Communication Pada Content Creator Mageriin.id Dalam Menyampaikan Dakwah Pada Aplikasi Tiktok. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 5(1), 171–184. https://doi.org/10.53429/j-kis.v5i1.971
Faizah. (2022). Peran Harga Diri dalam Mengembangkan Kecemasan Sosial. Taqorrub: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah, 2(2), 15–30. https://doi.org/10.55380/taqorrub.v2i2.203
Junita, D., & others. (2024). Realitas Keterlibatan Gen Z Dalam Media Sosial Tiktok Perspektif Sosiokultural. INTERCODE, 4(1). https://doi.org/10.36269/ire.v4i1.2746
Kara, B. C., & Eryilmaz, A. (2026). Transdiagnostic Perspective On Repetitive Negative Thinking: Theoretical Foundations, Subtypes, Assessment, And Intervention Methods. Psikiyatride Güncel Yakla{c{s}}{i}mlar, Advanced Online Publication, 1235–1256.
Kartono. (2005). Patologi Sosial. Raja Grafindo Persada.
Lisa, H., & Irma, A. (2025). Penggunaan Akun Second Instagram Sebagai Media Ekspresi Diri Remaja Di Era Digital. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.71153/arini.v2i1.277
Mar’atussolihah, U., Fitriani, A., & Cahya Izzati, I. D. (2024). Fear of Negative Evaluation (FNE), Parent Attachment, dan Kecemasan Sosial: Menguraikan Keterkaitannya dalam Kehidupan Mahasiswa. Journal of Psychological Science and Profession, 8(2), 96–102. https://doi.org/10.24198/jpsp.v8i2.54954
Pratama, A. A. P., Narti, S., & Yanto, Y. (2023). Analisis Perilaku Komunikasi Pengguna Media Sosial Tik Tok. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 10(2). https://doi.org/10.37676/professional.v10i2.5276
Rahim, U. A., & Bayu, M. (2025). Interaksi Virtual Dan Keterikatan Emosional Di Tiktok: Studi Kasus Fenomena Virtual Tagar #Kaburajadulu. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan, 11(4), 212–219. https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i4.457
Rusman, A. A., Adistri, N., & Irwansyah. (2024). Penggunaan dan Kepuasan terhadap Video Pendek melalui Media Sosial TikTok: Systematic Literature Review. JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI, 8(2), 75–88. https://doi.org/10.51544/jlmk.v8i2.5540
Supeno, & Diana Elfiyatul Afifah. (2024). Dinamika Psikologi Komunikasi Digital dalam Membangun Pengendalian Diri Mahasiswa Gen Z. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 5(2), 473–484. https://doi.org/10.53429/j-kis.v5i2.2273
Wahidah, F. R., & Adam, P. (2019). Cognitive Behavior Therapy untuk Mengubah Pikiran Negatif dan Kecemasan pada Remaja. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(2), 57–69. https://doi.org/10.23917/indigenous.v3i2.6826
Widyanti, D. J. (2025). Pemanfaatan Infromasi melalui Tiktok @Infopku_. Journal of Social Media and Message, 2(2), 80–91. https://doi.org/10.55985/jsmm.v2i2.230
Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Buku Referensi Metodologi Penelitian Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismiati Ismiati, Kusmawati Hatta, Mila Rahmatillah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









