Diferensiasi Sosial dalam Secangkir Kopi: Pergeseran Makna Konsumsi dari Komoditas Menjadi Simbol Status Mahasiswa di Kota Bandung

Authors

  • Kayla Cahya Wijaya Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia Author
  • Fina Aprilianti Azhar Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia Author
  • Haryadi Hidayat Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia Author
  • Mirna Nur Alia Abdullah Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/wathan.v3i3.517

Keywords:

Diferensiasi Sosial, Kopi, Konsumsi, Simbol, Mahasiswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna konsumsi kopi di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di Kota Bandung, dari sekadar komoditas menjadi simbol status sosial. Fenomena meningkatnya budaya “ngopi” tidak hanya menunjukkan perubahan pola konsumsi, tetapi juga mencerminkan dinamika pembentukan identitas sosial dalam masyarakat urban kontemporer. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis fenomenologi, yang bertujuan memahami pengalaman subjektif individu dalam memaknai aktivitas konsumsi kopi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang merupakan generasi Z berusia 18–25 tahun dan aktif mengunjungi coffee shop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi telah mengalami transformasi dari nilai guna (use value) menjadi nilai simbolik (sign value). Coffee shop tidak lagi sekadar tempat membeli minuman, melainkan ruang sosial yang digunakan untuk membangun identitas diri, melakukan interaksi sosial, serta menampilkan citra diri melalui media sosial. Dalam perspektif sosiologi konsumsi, fenomena ini berkaitan dengan konsep distinction dari Pierre Bourdieu dan masyarakat konsumsi dari Jean Baudrillard, di mana pilihan konsumsi mencerminkan posisi sosial dan menjadi sarana diferensiasi sosial. Mahasiswa menggunakan coffee shop sebagai medium representasi diri yang mencerminkan gaya hidup modern, produktif, dan berkelas. Dengan demikian, konsumsi kopi di kalangan generasi muda telah menjadi bagian dari praktik simbolik yang berperan dalam pembentukan identitas dan reproduksi struktur sosial di masyarakat urban.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajijah, S. L. (2026). Gen Z dan Revolusi Gaya Hidup: Kopi Kini Lebih Seksi dibanding Alkohol? Www.Detik.Com. https://www.detik.com/jabar/berita/d-8315782/gen-z-dan-revolusi-gaya-hidup-kopi-kini-lebih-seksi-dibanding-alkohol?utm_source=copy_url&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=btn&utm_content=jabar

Anggawijaya, M., Lie, J. R., Fradyco, M., & Latifah, A. H. (2026). Pembentukan Identitas Sosial Generasi Z Melalui Kebiasaan Nongkrong Di Coffee Shop Di Tangerang. Jurnal Hospitality Dan Pariwisata, 12(1). https://doi.org/10.30813/jhp.v12i1.9312

BPS. (2023). Konsumsi Alkohol Oleh Penduduk Umur ≥ 15 Tahun Dalam Satu Tahun Terakhir (Liter Per Kapita), 2022. Www.Bps.Go.Id. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ3NSMy/konsumsi-alkohol-oleh-penduduk-umur-15-tahundalam-satu-tahun-terakhir.html

Fathiah, S., Emmanuela, D. N. Z., Anaiza, B. S., & Lestari, A. F. (2025). Cultural Studies dan Gaya Hidup Gen Z: Mengupas Budaya “Ngopi” sebagai Ruang Negosiasi Identitas dan Kekuasaan Sosial. ARUNIKA: Bunga Rampai Ilmu Komunikasi, 4(1), 29–54.

Hapsari, Z. R., & Wijaya, A. (2024). Coffee Shop Dan Gaya Hidup Mahasiswa Perkotaan. Journal of Youth and Outdoor Activities, 1(2), 75–90. https://doi.org/10.61511/jyoa.v1i2.2024.1139

Laras Gemi Nestiti, Yusmar Yusuf, & Resdati. (2022). Budaya Konsumsi Kopi Sebagai Gaya Hidup The Leisure Class Pada Generasi Z Di Coffee Shop Ugoku.Co Dan Titik Kumpul Coffee Brewers Kecamatan Sekupang Kota Batam. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(10), 2599–2608. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i10.2591

Lesmana, T., & Santoso, R. (2019). Karakteristik Kepribadian, Harga Diri dan Gaya Hidup Hedonisme Pada Mahasiswa Konsumen Starbucks. Jurnal Ilmu Perilaku, 3(1), 59–71. https://doi.org/10.25077/jip.3.1.59-71.2019

Suryadi, R., & Isnaini, W. (2025). Tinjauan Terhadap Aktivasi Brand Coffee Shop sebagai Ruang Publik di Kota Bandung. De-Lite, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.37312/de-lite.v5i1.9311

Tania, C., & Hurdawaty, R. (2022). Perilaku Konsumsi Kopi Sebagai Budaya Masyarakat Di Kedai Kopi Starbucks Mal Artha Gading. Jurnal Pendidikan Dan Perhotelan (JPP), 2(2), 1–10. https://doi.org/10.21009/jppv2i2.01

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Wijaya, K. C. ., Azhar, F. A., Hidayat, H. ., & Abdullah, M. N. A. . (2026). Diferensiasi Sosial dalam Secangkir Kopi: Pergeseran Makna Konsumsi dari Komoditas Menjadi Simbol Status Mahasiswa di Kota Bandung. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(3), 780-790. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i3.517