Emansipasi Perempuan Bali di Tengah Cengkeraman Adat Patriarki: Analisis Feminisme
DOI:
https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.469Keywords:
Perempuan Bali, Emansipasi Perempuan, Adat Patriarki, Ketimpangan Gender, FeminismeAbstract
Isu kesetaraan gender masih menjadi persoalan yang relevan untuk dikaji, khususnya dalam konteks masyarakat yang memiliki sistem adat patriarkal yang kuat seperti di Bali. Dalam beberapa dekade terakhir, perempuan Bali menunjukkan peningkatan partisipasi di bidang pendidikan, ekonomi, dan ruang publik sebagai bagian dari proses emansipasi. Namun demikian, kemajuan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh perubahan dalam struktur adat yang masih berlandaskan sistem patrilineal serta konsep purusha dan pradana, yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan gender yang dialami perempuan Bali dalam struktur adat patriarki serta mengkaji fenomena tersebut melalui perspektif feminisme. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis konten dan analisis deskriptif untuk memahami pola ketimpangan gender dan relasi kuasa yang bekerja dalam masyarakat Bali. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun perempuan Bali telah berdaya di ranah modern, sistem adat patriarki masih membatasi akses perempuan terhadap hak waris, pengambilan keputusan adat, dan pengakuan atas kontribusi ekonomi, khususnya kerja domestik. Melalui perspektif feminisme liberal, radikal, dan Marxis, penelitian ini menemukan bahwa ketimpangan gender di Bali bersifat struktural dan dilegitimasi oleh nilai budaya serta sistem sosial yang mengakar. Meskipun demikian, kajian ini juga menunjukkan adanya praktik resistensi dan negosiasi yang dilakukan perempuan Bali melalui kesadaran kritis, aktivisme, dan solidaritas sosial. Dengan demikian, emansipasi perempuan Bali merupakan proses dinamis yang terus berlangsung di tengah tarik-menarik antara modernitas dan kekuatan adat patriarki.
Downloads
References
Aliyah, I. H., Komariah, S., & Chotim, E. R. (2018). Feminisme Indonesia dalam lintasan sejarah. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 1(2), 140–153. https://doi.org/10.15575/jt.v1i2.3296
Artawan, G. (2019). Menembus Patriarki Refleksi Perjuangan Perempuan Bali dalam Novel Indonesia (1st ed.). Rajawali Pers.
Ayu, G. A. S., Ardiansyah, P., & Danarlie, R. A. (2022). Ketimpangan Gender di Bali: Analisis Budaya Patriarki, Peran Adat, Agama, serta Relevansinya di Dunia Modern. Jurnal Harkat:Media Komunikasi Gender, 18(2), 81–93. https://doi.org/10.15408/harkat.v18i2.29268
Badan Pusat Statistik. (2022). Data Ketenagakerjaan Perempuan. https://www.bps.go.id (diakses pada tanggal 10 Desember 2025)
Bemmelen, S. van, & Grijns, M. (1998). Competing gender identities after reformasi? A case study from Bali as inspiration for new research. Dalam Gender and reformasi (hlm. 85–100). https://doi.org/10.7454/ai.v30i1.3556
Biaggio, M., & Hersen, M. (Eds.). (2000). Issues In The Psychology Of Women (Vol. 146). Kluwer Academic/Plenum Publishers.
Depdiknas. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Dewi, E. N., Laksmiwati, I. A. A., & Kaler, I. K. (2023). Optimalisasi program pemberdayaan dan perlindungan hak perempuan terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Kota Denpasar. Jurnal Socia Logica, 3(2). https://doi.org/10.58707/aldalil.v1i3.552
Dewi, N. M. S., & Tobing, D. H. (2025). Perempuan dan patriarki: Gambaran diskriminasi terhadap perempuan dalam budaya Bali. SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak, 7(1), 61–77. https://doi.org/10.32332/jsga.v7i01.9563
Fakih, Mansour. 2016. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Firdaus, M. (2021). Fenomena Ruang Domestik Dan Publik Perempuan Bali: Studi Fenomenologi Feminisme Di Bali. The Commercium, 4(2), 161–171. https://doi.org/10.26740/tc.v4i2.41895
Hasan, N., & Maulana, R. O. B. B. Y. (2014). Kesetaraan Dan Keadilan Gender Dalam Pandangan Perempuan Bali: Studi Fenomenologis Terhadap Penulis Perempuan Bali. Jurnal Psikologi Undip, 13(2), 149–162. https://doi.org/10.14710/jpu.13.2.149-162
Herman, J. A., Nugroho, W. B., & Kamajaya, G. (2024). Praktik Feminisme dalam Kehidupan Anggota Anggota Komunitas Feminis Space di Bali. Socio-Political Communication and Policy Review, 1(4), 211-222. https://doi.org/10.61292/shkr.154
Hukumonline. PERADI, HKHPM dan AKHI Surati Ketua MA Soal Sumpah Advokat.Berita,http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5731d94e12b88/peradi--hkhpm-dan-akhi-surati-ketua-ma-soal-sumpah-advokat (diakses pada tanggal 11 Mei 2023)
Humm, Maggie, Rahayu, Mundi. (2002). Ensiklopedia Feminisme . Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.
Ismail, H. (2025). The sing beling sing nganten tradition: Gender inequality and fertility pressures in Balinese culture. HUMANISMA: Journal of Gender Studies, 9(1), 19–34. https://doi.org/10.30983/humanisma.v9i1.9302
Jaggar, A. M. (1988). Feminist Politics And Human Nature (Philosophy and Society). Rowman & Littlefield Publishers. ISBN: 9780847672547.
Jeremia, M., Michael, M. I. M., & Selly, J. N. (2023). Analisis Hukum Waris Adat Bali Terhadap Pewarisan Wanita Hindu Bali. Realism: Law Review, 1(2), 71–89. https://doi.org/10.71250/rlr.v1i2.16
Ketimpangan Gender Di Bali: Analisis Budaya Patriarki, Peran Adat Dan Agama, Serta Relevansinya Di Dunia Modern. (2023). Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender, 18(2), 81-93. https://doi.org/10.15408/harkat.v18i2.29268
Landrine, H., & Russo, N. F. (Eds.). (2009). Handbook Of Diversity In Feminist Psychology. Springer Publishing Company.
Luthfi, D. N. (2023). Women’s protection in legal and human rights perspectives: A feminist ethnographic study of culture-based sexual violence in Beling Malu in Bali (Tesis). Universitas Islam Indonesia. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/46411
Mahaputri, P. W. (2025). Perempuan Bali dalam Ketidakadilan Gender: Tinjauan Perspektif Psikologi Sosial dan Gender. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7(6), 1713-1720. https://doi.org/10.47467/reslaj.v7i6.7989
Maharani, I. G. A. P. I. S., Noak , P. A., & Apriani , K. D. (2024). Strategi Paiketan Krama Istri (Pakis) Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Adat Bali. Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial Dan Ilmu Politik, 1(5), 40–50.
Masruroh, I. (2022). Kesetaraan Gender Perempuan Bali dalam Pandangan Amina Wadud. Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender Dan Anak, 4(1), 103-114. http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v4i1.4742
Matussilmi, F. I. Perempuan Bali Antara Ruang Domestik Dan Publik Dalam Budaya Patriarki: Perspektif Feminisme. https://www.researchgate.net/publication/396769560
Maulida, H. (2021). Perempuan Dalam Kajian Sosiologi Gender: Konstruksi Peran Sosial, Ruang Publik, Dan Teori Feminis. Journal of Politics and Democracy, 1(1), 71-79. https://doi.org/10.61183/polikrasi.v1i1.6
Murniati, A. N. P. (2004). Getar Gender: Perempuan Indonesia Dalam Perspektif Sosial, Politik, Ekonomi, Hukum Dan HAM. Indonesia Tera.
Oktarina, K. F. K., & Komalasari, Y. (2022). Triple roles perempuan Bali: Ancaman atau proteksi? (Perspektif ketahanan keluarga). Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA), 5. https://doi.org/10.36002/snts.v5i0.2260
Perempuan, S. P. (2022). Sejarah Perjuangan Perempuan Indonesia Mengupayakan Kesetaraan Dalam Teori Feminisme. SEJARAH, 1(4).
Prasiasa, D. P. O., Komalasari, Y., & Widari, D. A. D. S. (2023). Perempuan Bali dalam pengelolaan pariwisata di Bali. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 4(1), 27–40. https://doi.org/10.22373/jsai.v4i1.2557
Purawati, N. K. (2015). Peran Ganda Dan Status Sosial Perempuan Bali. Social Studies, 3(2), 36–46.
Rahmawati, N. N. (2016). Perempuan Bali Dalam Pergulatan Gender (Kajian Budaya, Tradisi, Dan Agama Hindu). An1mage: Jurnal Studi Kultural, 1(1), 58–64.
Representasi Representasi Diskriminasi Perempuan Bali Dalam Antologi Cerpen Perempuan Pemuja Batu Melalui Ekspresi Karya Sketsa. (2022). Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 10(2), 281–297. https://doi.org/10.5281/zenodo.6757691
Rhoads, E. (2013). Women’s Political Participation In Indonesia: Decentralisation, Money Politics And Collective Memory In Bali. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 2, 35–56. https://doi.org/10.1177/1868103412031002
Shantika, B. (2024). Balinese Women and Gender Equality in Tourism Industry. Jurnal Bali Membangun Bali, 5(2), 129–137. https://doi.org/10.51172/jbmb.v5i2.355
Surpha. (2006). Seputar Desa Pakraman dan Adat Bali. Denpasar: Pustaka Bali Post.
Suryanata, I. W. F. (2021). Hukum Waris Adat Bali Dalam Pandangan Kesetaraan Gender. Belom Bahadat, 11(2), 46-64. https://doi.org/10.33363/bb.v11i2.754
Suryani, Luh Ketut. 2003. Perempuan Bali Kini. Denpasar: Bali Post.
Tong, R. P. (1998). Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction. Westview Pr.
Tong, R., & Botts, T. F. (2024). Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003016939
Tong, Rosemarie Putnam. 2006. Feminist Thought. Yogyakarta: Jalasutra.
Utaminingsih, A. (2024). Kajian Gender: Berperspektif Budaya Patriarki. Universitas Brawijaya Press.
Utomo, S. V. (2014). Gerakan Emansipasi Tokoh Utama Dalam Novel Perempuan Keumala Karya Endang Moerdopo (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Whalen, M. (1996). Counseling To End Violence Against Women: A Subversive Model. Sage Publications.
Wiasti, N. M. (2006). Hubungan Industrial Yang Berwawasan Gender: Studi Kasus Pada Industri Kerajinan Bambu Di Desa Belega, Kabupaten Gianyar, Bali. Dalam Kembang rampai perempuan Bali (hlm. 134–153).
Wibowo, G. A., Chairuddin, C., Rahman, A., & Riyadi, R. (2022). Kesetaraan gender: Sebuah tinjauan teori feminisme. SEUNEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan, 9(2), 121–127. https://doi.org/10.33059/jsnbl.v10i2.6360
Widhiyana, M. (2024). Pengaruh Budaya Patriarki Terhadap Kesetaraan Gender Dalam Keluarga Hindu Bali. Belom Bahadat, 14(1), 83–99. https://doi.org/10.33363/bb.v14i1.1179
Wijaya, I. G. A. N., & Dewi, A. A. I. A. A. (2024). Eksistensi Kesetaraan Gender Dan Peran Perempuan Dalam Penguatan Desa Adat Di Bali. Kertha Desa, 11(9), 3323–3334.
Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.
Wira, I. A. D., Septiari, D. M. A., & Dhammayanti, I. G. A. W. (2023). Eksistensi perempuan Bali dalam budaya patriarki. Pramana: Jurnal Hasil Penelitian, 3(2), 129–139. https://doi.org/10.55115/jp.v3i2.3775
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prajna Widya Putri, Luh De Ayu Bunga Kamala (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









