Membaca Ulang Tafsir Qarna fī Buyūtikunna dan Kontekstualisasi Peran Publik Perempuan Muslim
DOI:
https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.401Keywords:
Wanita Karier, Tafsir Al-Qur’an, QS al-Ahzab Ayat 33Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana para mufasir klasik dan kontemporer menafsirkan QS. al-Aḥzāb: 33 dalam kaitannya dengan posisi perempuan sebagai individu yang aktif di ranah publik, serta mengevaluasi sejauh mana gagasan domestifikasi yang lahir dari ayat tersebut masih memiliki relevansi dalam konteks sosial-keagamaan modern. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka, serta analisis komparatif dan hermeneutika gender-kritis terhadap tafsir-tafsir klasik seperti al-Ṭabarī, Ibn Kathīr, dan al-Qurṭubī, maupun tafsir kontemporer karya Yusuf al-Qaradawi, Amina Wadud, dan Muhammad Syahrūr. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tafsir klasik cenderung menekankan pendekatan literal yang membatasi ruang gerak perempuan, sedangkan tafsir kontemporer menawarkan pendekatan kontekstual yang mempertimbangkan maqāṣid al-syarī‘ah, keadilan sosial, dan pengalaman perempuan sebagai bagian dari realitas historis. Oleh karena itu, ayat ini tidak seharusnya dipahami sebagai larangan mutlak terhadap aktivitas perempuan di ruang publik. Domestifikasi yang ditarik dari ayat tersebut perlu ditinjau ulang, agar tidak menjadi hambatan bagi aktualisasi peran sosial perempuan secara adil dan etis dalam kerangka nilai-nilai Islam.
Downloads
References
Al-Ka’asani. (1986). Badā’i‘ as-Sanā’i‘, Juz 2. Daar Kitab al ilmiyyah.
Al-Qurṭubī, M. ibn A. ibn A. B. (2006). Al-Jāmiʿ li-Aḥkām al-Qurʾān wa-al-Mubayyin li-mā Taḍammanahu min al-Sunnah wa-Āy al-Furqān, ed. ʿAbd Allāh ibn ʿAbd al-Muḥsin al-Turkī, Jld. 17. Muʾassasat al-Risālah.
Al-Sya‘rāwī, M. (1991). Tafsīr al-Sya‘rāwī, Vol. 21. Dār al-Ma‘ārif.
Al-Ṭabarī, A. J. M. ibn J. (2001). Tafsīr al-Ṭabarī: Jāmiʿ al-Bayān ʿan Taʾwīl Āy al-Qurʾān, ed. ʿAbd Allāh ibn ʿAbd al-Muḥsin al-Turkī, Vol. 19. Dār Hijr.
Asriaty, A. (2014). Wanita Karir dalam Pandangan Islam. Jurnal Al-Maiyyah, 7(2).
Husin, F. (2015). Wanita karier dalam Pandangan Islam. Jurnal Ilmiah, 7(1).
Ibn Kathīr, T. al-Q. al-‘Aẓīm. (1999). Sāmī ibn Muḥammad al-Salāmah, Juz 6. Dār Ṭayyibah li al-Nashr wa al-Tawzī’.
Mas’ud, M. F. (1997). Islam dan Hak Reproduksi Perempuan. Mizan.
Masripah, M., Nasrullah, Y. M., & Fatonah, N. (2022). Kebolehan Wanita Berkarir Dalam Pandangan Al-Quran. AL QUDS: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6(2), 843.
Moghadam, V. M. (2003). Modernizing Women: Gender and Social Change in the Middle East. Lynne Rienner Publishers.
Mulia, M. (2015). Islam dan Inspirasi Kesetaraan Gender. LKiS.
Muṣayliḥī, A. al F. (2018). Al Risālah al Nadīyah fī al Qawāʿid al Fiqhiyyah. Maktabah ʿUlūm wa al Ḥikam.
Nasution, H. S. (2017). Wanita Bekerja Dalam Pandangan Islam. Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(2). https://doi.org/10.46576/almufida.v2i2.61
Rahayu, Y., & Nurrohim, A. (2022). Dalil Teologis Wanita Bekerja Dalam Al-Qur’an. QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 1(1), 48–64. https://doi.org/10.23917/qist.v1i1.524
Rahman, F. (1982). Islam and Modernity: Transformasi of an Intellectual Tradition,Terj. Anas Muhyidin. University Press.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an (Jilid 11). Lentera Hati.
Wadud, A. (2001). Qur’an Menurut Perempuan: Meluruskan Bias Gender dalam Tradisi Tafsir. PT Serambi Ilmu Semesta.
Wadud Muhsin, A. (1992). Wanita di Dalam Alquran. Penerbit Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aliefa Hiraqi Althursina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









