Penafsiran Khaled Abou El Fadl Terkait Ayat-Ayat Toleransi Dalam Al-Qur’an

Authors

  • Taqwiya Taqwiya Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author
  • Maizuddin Maizuddin Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author
  • Samsul Bahri Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.392

Keywords:

Toleransi, Al-Qur’an, Khaled Abou El Fadl

Abstract

Toleransi merupakan nilai dasar dalam upaya harmonisasi kehidupan sosial dalam masyarakat. Di tengah beragamnya kebudayaan, agama, etnis, ideologi, serta falsafah hidup, toleransi berperan penting untuk mencegah konflik, mempromosikan dialog, dan meningkatkan persatuan. Namun, Dalam praktiknya, nilai ini seringkali diabaikan karena faktor kesalahpahaman, fanatisme, maupun kepentingan individu dan kelompok. Hal ini seringkali memancing perpecahan, diskriminasi, dan kekerasan, yang selalu merusak kerukunan sosial. Salah satu tokoh muslim kontemporer Khaled Abou El Fadl yang selama ini dianggap sebagai seorang muslim moderat yang sering menyuarakan sikap toleran. Fokus penelitian ini berada pada ruang lingkup penelitian tokoh, yang menekankan pada pemikiran tokoh yang mengkaji Al-Qur’an, dengan jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) terkait tema yang dikaji yaitu toleransi menurut Khaled Abou El Fadl.  Toleransi antar umat beragama dalam pandangan Islam merupakan sikap menghargai pemeluk agama lain. Toleransi antar umat beragama yang diharapkan di sini adalah toleransi yang tidak menyangkut bidang akidah atau dogma masing-masing agama. Kehidupan Khaled Abou El Fadl sebagai seorang Muslim yang lahir dan tumbuh di Timur Tengah kemudian bermigrasi dan tinggal di Amerika Serikat, di tengah masyarakat Barat yang plural dan sekuler, membentuk cara pandangnya yang khas dalam memahami ajaran Islam. Dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an terkait tema toleransi Khaled Abou El Fadl memfokuskan pada aspek interaksi sosial. Konsep toleransi Khaled menekankan pada prinsip saling menghormati perbedaan dan keragaman, Kerjasama, dan saling tolong menolong. Selanjutnya ia juga menekaankan untuk tidak memaksakan keyakinan, hanya memerangi kaum kafir yang lebih dulu memerangi kaum muslim, dan tidak serta merta menolak ajakan perdamaian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Dimasyqi, A. al-F. I. I. K. (2000). Tafsīr Al-Qur’ān al-‘Aḍīm, Juz 1, Terj. Bahrun Abu Bakar, dkk. Sinar Baru Algesindo.

Al-Utsaimin, M. bin Ṣalih. (2003). Fatwa-Fatwa Terkini 2, Terj. Musthafa Aini, dkk. Darul Haq.

Barrett, P. M. (2006). American Islam: The Struggle for the Soul of Religion. Farra, Straus and Giroux.

Dekdikbud. (2010). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Fadl, K. A. El. (2002). The Place of Tolerance in Islam. Beacon Press.

Fadl, K. A. El. (2004). Islam and The Challenge of Democracy: A Boston Review Book. Princeton University Press.

Fadl, K. A. El. (2005). The Great Theft: Wrestling Islam from The Extremists. HarperCollins.

Fadl, K. A. El. (2014). Reasoning with God: Reclaiming Shari’ah in the Modern Age. Rowman & Littlefield Publishers.

Fadl, K. M. A. El. (2004). Atas Nama Tuhan: Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif, Terj. R. Cecep Lukman Yasin. Serambi Ilmu Semesta.

Hanbal, A. ibn. (2001). Musnad Al-Imām Ahmad ibn Hanbal, Juz. 41. Muassasah al-Risālah.

Hefni, W., Ahmadi, R., & Mustofa, I. (2022). Reinventing the Human Dignity in Islamic Law Discourse: The Wasatiyah Approaches from Khaled Abou El-Fadl to the Interreligious Relation. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 239–254. https://doi.org/10.24090/mnh.v16i2.6928

Misrawi, Z. (2010). Al-Qur’an Kitab Toleransi: Tafsir Tematik Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Pustaka OASIS.

Mustaqim, A. (2014). Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir. Idea Press.

Rahmat, I. (2005). Arus Baru Islam Radikal: Transmisi Revivalisme Islam Timur Tengah ke Indonesia. Erlangga.

Rustandi, A. D. (2022). Tafsir Toleransi dalam Gerakan Islam di Indonesia Analisis Teoritis Al Misbah Karya M. Quraish Shihab dan Analisis Praktis Gerakan Islam di Tasikmalaya. Pustaka Turats Press.

Sari, R. K., Suryani, A. I., & Nabila, S. B. (2019). Merawat Sikap Toleransi Beragama di Tengah Masyarakat Majemuk. Uwais Inspirasi Indonesia.

Schwartz, S. (2016). Review dari Reasoning with God: Reclaiming Shari’ah in the Modern Age. Middle East Forum: Middle East Quarterly, 23(2).

Shihab, M. Q. (2022). Toleransi: Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Keberagaman. Lentera Hati.

Supriyanto, A., & Wahyudi, A. (2017). Skala karakter toleransi: konsep dan operasional aspek kedamaian, menghargai perbedaan dan kesadaran individu. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(2), 61. https://doi.org/10.25273/counsellia.v7i2.1710

Wiguna, A. (2022). Memahami Maqashid al-Syari’ah Perspektif Khaled M. Abou El Fal dan Jasser Auda. Deepublish.

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Zakariyā, A. H. A. bin F. bin. (n.d.). Mu’jam Maqāyīs al-Lughah, Jilid 3. Dār al-Jīl.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Taqwiya, T., Maizuddin, M., & Bahri, S. (2026). Penafsiran Khaled Abou El Fadl Terkait Ayat-Ayat Toleransi Dalam Al-Qur’an. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(1), 115-135. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.392

Most read articles by the same author(s)