Hujan Deras dan Gempa Bumi: Analisis Tafsir Saintifik QS. Fussilat [41]: 39
DOI:
https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.341Keywords:
Hidroseismisitas, Hujan Deras, Gempa Bumi, QS. Fussilat [41]: 39, Tafsir SaintifikAbstract
Fenomena hujan deras dan gempa bumi telah lama menjadi perhatian dalam kajian geologi dan seismologi, terutama dalam konteks hidroseismisitas, yaitu bagaimana infiltrasi air ke dalam tanah dapat memengaruhi kestabilan kerak bumi. Penelitian ini membahas hubungan antara hujan deras dan gempa bumi dalam perspektif tafsir saintifik terhadap QS. Fussilat [41]: 39 yang menggambarkan perubahan tanah setelah turunnya hujan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik deskriptif-analisis. Data yang digunakan bersumber dari kitab tafsir serta penelitian ilmiah yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hujan deras dapat mempengaruhi kestabilan tanah melalui peningkatan tekanan hidrologis, pergeseran massa tanah, dan pemicu tambahan pelepasan energi seismik terutama di wilayah dengan patahan geologis aktif. Temuan ini sejalan dengan berbagai faktor pemicu pelepasan energi seismik dalam kondisi tertentu. Penelitian ini mengungkap bahwa makna kata ihtazzat dalam QS. Fussilat [41]: 39 tidak hanya memiliki makna tentang menghidupkan kembali tanah yang mati, tetapi juga merujuk pada gerakan atau getaran kuat yang dalam hal ini mengandung penjelasan ilmiah mengenai dinamika geologi yang terjadi akibat curah hujan tinggi.
Downloads
References
al-Razi, F. (1981). Tafsir al-Fakhrirazi (Mafatih Al-Ghayb) (Vol. 27). Dar al-Fikr.
Al-Ashfahani, A.-R. (2017). Al-Mufradat fi Gharibil Qur’an: Ar-Raghib Al-Ashfahani: Vol. Jilid 3 (A. Z. Dahlan, Penerj.). Pustaka Khazanah Fawa’id.
Al-Sheikh, A. bin M. bin A. bin I. (2004). Tafsir Ibnu Katsir (M. A. Ghoffar & A. I. Al-Atsari, Penerj.; Vol. 7). Pustaka Imam Asy-Syafi’i.
Amr, A. M. (2008). Mu’jam Al-Lugat Al-’Arabiyah Al-Mu’ashirah. Alam Al-Kutub.
’Asyur, T. ibn. (t.t.). Tafsir at-Tahrir wa at-Tanwir (Vol. 24). Darut-Tunisia lin-Nasyr.
Basiron, N. F. M., & Razzak, M. A. (2015). Fenomena Gempa Bumi: Tinjauan Awal Terhadap Kewujudannya Dalam Al-Quran.
Burnol, A., Armandine Les Landes, A., Raucoules, D., Foumelis, M., Allanic, C., Paquet, F., Maury, J., Aochi, H., Guillon, T., Delatre, M., Dominique, P., Bitri, A., Lopez, S., Pébaÿ, P. P., & Bazargan-Sabet, B. (2023). Impacts of Water and Stress Transfers from Ground Surface on the Shallow Earthquake of 11 November 2019 at Le Teil (France). Remote Sensing, 15(9), 2270. https://doi.org/10.3390/rs15092270
Dhaif, S. (2004). Al-Mu’jam Al-Wasith. Maktabah al-Syaruq al-Dauliyah.
Donald, C. (2012). Soil Mechanics. wiley.
Fitrianisa, R. N., Widowati, Y. R., Suhartono, B., & Jakarta, S. L. (t.t.). Analisis Implementasi Pemanfaatan Pembangunan Instalasi Pemanen Air Hujan (IPAH) Studi Kasus: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo.
Gusty, S., Syarifudin, E., Adriansyah, Moh. S., Jamilah, Efrianto, & Fajrin, A. M. (2024). PERUBAHAN IKLIM DAN STABILITAS GEOTEKNIK (cet. 1). Arsy Media.
Hainzl, S., Kraft, T., Wassermann, J., Igel, H., & Schmedes, E. (2006). Evidence for rainfall-triggered earthquake activity. Geophysical Research Letters, 33(19). https://doi.org/10.1029/2006GL027642
Heki, K. (2003). Snow load and seasonal variation of earthquake occurrence in Japan. Earth and Planetary Science Letters, 207(1–4), 159–164. https://doi.org/10.1016/S0012-821X(02)01148-2
Jhonston, A. C. (2000). Seismotectonics of the Himalayan Region. Geological Society of America.
Katsir, I. (1999). Tafsir Al-Qur’an Al-Azim. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Kuswoyo, N. A. (2021). (Perspektif Tafsir Ilmi Kementerian Agama RI). JUrnal Mafhum, 6(2).
Manzhur, I. (1990). Lisan Al-’Arab. Dar Sader.
merdeka.com. (2022). Infiltrasi adalah Proses Penyerapan Air ke Dalam Tanah, Berikut Penjelasannya. https://www.merdeka.com/jabar/infiltrasi-adalah-proses-penyerapan-air-ke-dalam-tanah-berikut-penjelasannya-kln.html
Qurtubi, A. (2006). Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an. Dar Ihya al-Turath al-Arabi.
Saar, M. O., & Manga, M. (2003). Seismicity induced by seasonal groundwater recharge at Mt. Hood, Oregon. 2003, 214, 605–618. Earth Planet Science Letter, 214(3–4), 605–618.
Selby, J. (1993). Hillslope Materials and Processes. Oxford University Press.
Shihab, M. Q. (2012). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an (Cetakan V). Lentera Haiti.
Siswanto, Nasaruddin, & Sugiyanto, D. (2025). Pemetaan Potensi Ancaman Gerakan Tanah Longsor Di Provinsi Sumatera Utara. Megasains, 6(1).
Sitepu, A. R. H., Evalinesuri, A. D., Hayati, J., Syuhada, S., Zhafira, E., & Ribowo, A. B. (2024). Pengaruh Curah Hujan, Kemiringan Lereng Serta Beban Gempa Terhadap Stabilitas Lereng Dengan Metode Kesetimbangan Batas. Jurnal Teknik Sipil, 10(1).
Wallace, T. C., & Lay, T. (1995). Modern Global Seismology. Academic Press.
Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.
Yeats, R. S. (2012). Active Faults of the World. Cambridge University Press.
Yusufa, U., & Firdausiyah, U. W. (2021). Menelisik Ayat-Ayat Gempa Pada Hari Kiamat (Analisis Tafsīr Al-Jawāhir Fi Tafsīr Al-Qurān Al-Karim karya Tantawi Jauhari). Al-Manar: Jurnal Kajian Alquran Dan Hadis, 7(1), Article 1. https://doi.org/10.35719/amn.v7i1.3
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Aisah, Ayu Kumala Dewi, Ahmad Mujahid (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









