Optimalisasi Pekarangan Melalui Pembangunan Raised Bed sebagai Lahan Percontohan dan Lahan Bantu untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten

Authors

  • Farizal Noviyanto UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Dwita Khusnul Fatimah UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Halimatus Syaniyah UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Ingrid Ayu Puspita UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Affan Iqbal Mustofa UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Zahra Aulia Rahman UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Andini Putri Ayu UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Aisyah Quro Taayun UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Muhammad Mujib Fathoni UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Farkhah Ani Malikah UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Lutfia Nidaul Fahria UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Imam Maulana Aziz UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/zona.v3i3.628

Keywords:

Ketahanan Pangan Keluarga, Optimalisasi Pekarangan, Raised Bed

Abstract

Optimalisasi pekarangan merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga sebagai bagian dari pencegahan stunting. Di Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, pemanfaatan pekarangan masih belum optimal meskipun tersedia berbagai aset lokal. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pembangunan raised bed sebagai lahan percontohan budidaya sayur dan buah serta mengkaji potensinya dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembangunan raised bed mampu mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan dengan dukungan aset dan partisipasi masyarakat. Program ini juga dilengkapi media edukasi dan dirancang berkelanjutan melalui pelibatan warga dalam pengelolaannya. Kegiatan tersebut berpotensi memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andianto, K., Baihaqi, Y., Oprista, S., & Djorgi, M. (2023). Optimalisasi program desa bahasa Banjarrejo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur melalui komunitas English Training and Gathering (ESTAGE). DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 31–32. DOI 10.32332/d.v5i1.5707

Anonim. 2014. Global nutrition targets 2025: stunting policy brief. Jenewa: World Health Organization. Diakses 2 Agustus 2026, https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3 .

Anonim. 2014. Stunted Growth and Development: Context, Causes and Consequences. Jenewa: World Health Organization. Diakses 2 Agustus 2026, https://www.who.int/publications/m/item/childhood-stunting-context-causes-and-consequences-framework .

Ariyanto, D. K., Huda, F., Husein, A., & Kurniadi, M. D. (2026). Revitalisasi TPA melalui pembentukan tata kelola dan mobilisasi aset pengajar lokal berbasis asset-based community development (ABCD) di Masjid Nur Hasan. Efada: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 52. https://doi.org/10.54214/efada.Vol3.Iss1.973

Bela, H. Y., Annshori, M. F., & Marshalita, M. (2024). Asset-based community development program inovasi Kampung Bantar. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 8(1), 62–63. https://doi.org/10.21787/mp.8.1.2024.61-74

Dewi, B., Sholikah, S. M., Sumasto, H., & Krihariyani, D. (2024). Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan untuk mengatasi stunting di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Health Community Engagement, 6(2), 31. https://doi.org/10.36568/hce.v6i2.48

Galhena, D. H., Freed, R., & Maredia, K. M. (2013). Home gardens: A promising approach to enhance household food security and wellbeing. Agriculture & Food Security, 2(8), 2. https://doi.org/10.1186/2048-7010-2-8

Gunawan, D. C. D., & Lustiyati, E. D. (2024). Pemanfaatan kebun pangan lokal untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan mencegah stunting. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(7). https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i7.6696

Jayati, R. D., & Lestari, F. (2023). Aplikasi hugelkultur dengan raised bed pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi, 6(1), 51. https://doi.org/10.62112/biosilampari

Novianty, S. H., Rahman, R., Ananda, C., & Amelia, S. (2024). Penyuluhan dan penyebaran bibit sayuran untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah dan menurunkan angka stunting Desa Kalimati. Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan), 2(2). https://doi.org/10.35706/dorkes.v2i2.12056

Octaviane, M., Rahman, S., & Ibrahim, H. (2026). Penerapan konsep pekarangan pangan bergizi dalam menunjang kebutuhan gizi masyarakat di Lembang Ke’pe’ Tinoring Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(1), 900–901. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i1.5327

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. (2021). Lembaran Negara Republik Indon 2409esia Tahun 2021 Nomor 172.

Retnasih, N. R., Tunjung Sari, N. F. A., & Septiana, Y. P. (2025). Pemberdayaan rumah tangga melalui praktik home garden sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Gondang Wetan. Abdimas Galuh, 7(1), 188. http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.16585

Sinaga, F. S. S., Andika, H., Prasetya, A. Y., & Wahyuni, T. (2023). Menguak potensi desa: Implementasi ABCD dalam penguatan literasi notasi musik untuk membangun seni kentongan di Banyumas. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 3(2), 187. DOI : 10.24090/sjp.v3i2.9907

Suparno, S., Widyawati, W., A.J.W., S., Rumbang, N., & Rahman, A. (2024). Pembinaan pemanfaatan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Desa Mampari Kecamatan Batu Mandi Kabupaten Balangan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(4). https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4489

Suroto, S., Suarja, Z. E., Rohani, & Azizah, K. (2024). Pelatihan pembuatan raised bed dan media tanam tanah subur di Desa Baung Kecamatan Seruyan Hilir. Jurnal PKM Agri Hatantiring, 4(1), 2. https://doi.org/10.59900/pkmagri.v4i1.264

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 227.

Widia, I. H., Sumiyati, & Gunadnya, I. B. (2022). Pengaruh jenis media tanam organik terhadap kualitas media tanam. Jurnal Beta: Biosistem dan Teknik Pertanian, 10(1), 192. https://doi.org/10.24843/JBETA.2022.v10.i01.p20

Widyandaru, R. Z., Harnadi, A. Y., Ridho, M. H., & Ramadhani, F. (2024). Integrasi corporate social responsibility (CSR) dalam pembangunan berkelanjutan (studi kasus delapan program inisiatif perusahaan di Indonesia). Jurnal Abdimas Indonesia, 2(4), 87. https://doi.org/10.59841/jurai.v2i4.2152

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Noviyanto, F., Fatimah, D. K., Syaniyah, H., Puspita, I. A., Mustofa, A. I., Rahman, Z. A., Ayu, A. P., Taayun, A. Q., Fathoni, M. M., Malikah, F. A., Fahria, L. N., & Aziz, I. M. (2026). Optimalisasi Pekarangan Melalui Pembangunan Raised Bed sebagai Lahan Percontohan dan Lahan Bantu untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Zona: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 372-397. https://doi.org/10.71153/zona.v3i3.628