Perancangan Playmat Bertema Labuan Bajo untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 5–6 Tahun

Authors

  • Hikmah Adlia Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Author
  • Desy Sugianti Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Author
  • Siti Khodijah Lestari Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i3.643

Keywords:

Anak Usia Dini, Budaya Lokal, Motorik Kasar, Playmat, Stimulasi Motorik

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini karena berperan dalam kemampuan bergerak, koordinasi tubuh, serta perkembangan sosial dan emosional. Namun, meningkatnya penggunaan gawai dan keterbatasan ruang bermain menyebabkan kesempatan anak untuk melakukan aktivitas fisik semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan merancang media permainan berupa playmat bertema Labuan Bajo untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun sekaligus memperkenalkan budaya lokal Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Design Thinkingmenghasilkan rancangan playmat yang mengintegrasikan aktivitas motorik, ilustrasi bertema Labuan Bajo, serta sistem instruksi visual yang komunikatif. Produk akhir berupa prototipe playmat skala 1:1 dirancang untuk mendukung aktivitas berjalan, melompat, berlari, dan menjaga keseimbangan sesuai karakteristik perkembangan anak usia 5–6 tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa playmat memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang menarik, mudah digunakan, serta mampu mendukung stimulasi motorik kasar sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung, I. M., Saifuddin, A., & Hidayat, R. (2024). Penurunan ruang bermain anak di kawasan perkotaan: Implikasi terhadap aktivitas fisik anak. Jurnal Perencanaan Kota dan Lingkungan, 12(1), 45–58.

Anggreini, D., & Fachrurrazi, F. (2025). Implementasi kearifan lokal dalam pendidikan anak usia dini di Indonesia: Survei nasional. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 9(1), 12–25.

Aruna, A., Muanam, K., Soepriyanto, Y., & Pendidikan, T. (2024). Pengembangan media pembelajaran playmat interaktif audio visual sebagai stimulasi motorik kasar pada anak usia dini TK Laboratorium Universitas Negeri Malang. Journal on Education, 6(4), 19177–19187.

Azijah, I., & Adawiyah, A. R. (2020). Pertumbuhan dan perkembangan anak: Bayi, balita, dan usia prasekolah. Penerbit Lindan Bestari.

Christina, A. (2018). Tuntas motorik investasi sepanjang hayat. Filla Press.

Erwanda, D. R., & Sutapa, P. (2023). Pengembangan media permainan tradisional gobak sodor untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal obsesi: jurnal pendidikan anak usia dini, 7(3), 3323-3334.

Fatmawati, F. A. (2020). Pengembangan fisik motorik anak usia dini. Caremedia Communication.

Febriyani, W., Kherid, Z. Y. A., & Mudjiati. (2022). Ruang bermain futuristik bagi anak. Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Budaya Visual, 2(1), 29–34. https://doi.org/10.21009/qualia.21.6

Lanapu, G. D., & Kristsuana, L. N. (2025). Penerapan Metode Gerak dan Lagu Sebagai Stimulasi Motorik Kasar pada Anak Usia Dini 4-5 Tahun. Aletheia Christian Educators Journal, 6(1), 19-26.

Idhayani, N., Nurlina, N., Risnajayanti, R., Salma, S., Halima, H., & Bahera, B. (2023). Inovasi pembelajaran anak usia dini: Pendekatan kearifan lokal dalam praktik manajemen. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7453-7463.

Mahmud, B. (2018). Urgensi stimulasi kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 3(3), 143–150.

Nugraha, M. F., Lestari, A., & Pratama, B. (2019). Pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap aktivitas fisik dan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 89–101.

Pertiwi, F., Siregar, H., & Maysara, S. R. (2025). Implementasi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di PAUD-Nonformal: Studi fenomenologi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2691-2704.

Priyono, A. Y., Aryotejo, G., & Adhy, S. (2023). Penerapan Metode Design Thinking untuk Perancangan Prototype Lost and Found. Jurnal Masyarakat Informatika, 14(2), 96-107.

Rizki, M. F., Sukamto, R. A., & Hambali, Y. A. (2024). Pengembangan aplikasi mobile pengenalan permainan tradisional menggunakan metode user-experience design thinking dan teknik visualisasi untuk mengedukasi anak usia sekolah dasar studi kasus: SDN Pasirtanjung 01 Kabupaten Bekasi. Journal of Scientech Research and Development, 6(2), 1126-1139.

Romadona, N. A. T., Ramadhan, M. A., Romadhon, I. F., Hardiansyah, R., & Rahman, A. A. (2025). Eksplorasi Pengalaman Guru Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Koordinasi Motorik Kasar di Sumedang Utara. Borneo Physical Education Journal, 6(2).

Rusmania, A., & Jumiatin, D. (2024). Playmate Sensory Path sebagai Media Pembelajaran dalam Mengembangkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(5).

Sugiyono. (2023). Metode penelitian. Alfabeta.

Sumiati, U., Fatimah Zahro, I., & Khalif Alam, S. (2023). Strategi stimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui media travel playmat. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 6(3).

Wahyudin, Husaini, Q. M., & Mulyani, D. (2024). Implementasi metode bermain playmat untuk meningkatkan motorik kasar melompat anak usia dini (Studi kasus kelompok B di PAUD Cendrawasih 8 Gekbrong). Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi, (2).

Wardana, M. A. (2023). Kreativitas Desain Inovasi. CV. Intelektual Manifes Media.

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Adlia, H., Sugianti, D., & Lestari, S. K. (2026). Perancangan Playmat Bertema Labuan Bajo untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 5–6 Tahun. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(3), 618-645. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i3.643