Tradisi Tadarus Musiman sebagai Resepsi Al-Qur'an: Praktik Kiriman Doa bagi Leluhur di Desa Karang Anyar Kabupaten Nagan Raya

Authors

  • Hanif Hanif STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Nurlismawati Nurlismawati STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Muhammad Faisal STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Muhammad Firdaus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Hizbullah Alhassan Aliyu Sule Lamido University Kafin Hausa, Jigawa State, Nigeria Author
  • Zulia Rahmi binti Yunus Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i3.626

Keywords:

Living Qur'an, Tradisi Tadarus Musiman, Desa Karang Anyar, Resepsi Fungsional Al-Qur'an, Budaya Aceh

Abstract

Tradisi pembacaan Al-Qur'an dalam masyarakat Muslim tidak hanya merefleksikan praktik ibadah, tetapi juga memperlihatkan bagaimana wahyu dihidupkan dan dimaknai dalam konteks sosial-budaya. Salah satu manifestasinya adalah tradisi tadarus musiman di Desa Karang Anyar, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, yang diselenggarakan menjelang Ramadan sebagai kiriman doa bagi leluhur. Meskipun berbagai penelitian telah membahas praktik pembacaan Al-Qur'an dalam perspektif Living Qur'an, kajian mengenai tadarus musiman sebagai bentuk resepsi fungsional yang mengintegrasikan dimensi spiritual, sosial, dan budaya masih relatif terbatas. Penelitian ini mengkaji makna, fungsi, dan konstruksi tradisi tadarus musiman dalam perspektif Living Qur'an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis memperlihatkan bahwa tadarus musiman tidak sekadar dipraktikkan sebagai pembacaan Al-Qur'an untuk menghadiahkan pahala kepada leluhur, tetapi juga merepresentasikan resepsi fungsional terhadap Al-Qur'an yang membangun komunikasi spiritual lintas generasi, memperkuat kohesi sosial, serta mengintegrasikan nilai-nilai Qur'ani dengan budaya lokal Aceh. Temuan ini menegaskan bahwa Al-Qur'an tidak hanya hadir sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai living text yang memperoleh makna melalui praktik sosial-keagamaan masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini memperluas horizon kajian Living Qur'an dengan menunjukkan bahwa resepsi terhadap Al-Qur'an berperan dalam membentuk identitas religius, memori kolektif, dan keberlanjutan tradisi dalam komunitas Muslim lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abror, S., Dewi, W. C., & Zalillah, N. F. (2025). Joint Quran Recitation Activities to Improve the Quality of Worship During Ramadan at the Al-Hidayah Tambak Sumur Sidoarjo Musholla. Abdimas Indonesian Journal, 5(1), 565–570. https://doi.org/10.59525/aij.v5i1.1201

Abubakar, A. Y. (2005). Syariat Islam Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam: Paradigma, Kebijakan, Dan Kegiatan. Dinas Syariat Islam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.

Ahmad, K. A., Jalil, A. A., Darpen, M. H., Ismail, F. H., & Osman, M. N. A. (2026). Living Qur’an and Hadith in Contemporary Muslim Scholarship: A Systematic Literature Review of Takhrij Practices and Ahkam Hadith Analysis. International Journal of Drug Delivery Technology, 16(9s), 68–84. https://doi.org/10.25258/ijddt.16.9s.8

Anugrah, D. W. (2025). Tahlilan And Yasinan As Phenomenological Expressions Of Islamic Religious Experience In Indonesia. Jurnal Penelitian Keislaman, 21(1), 49–65. https://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/law/article/view/1813

Bahri, S. (2024). Metodologi Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir. Bandar Publishing.

Erida, J. (2026). Morning-Evening Grave Talqin as a Living Qur’an Practice in the Death Tradition of Nagari Sialang Gaung Community. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1), 389–401. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v5i1.941

Fauzi, R., & Regina, D. A. (2022). Living Islam: Study of the “Pintan” Tradition in Welcoming and Ending the Month of Ramadhan. Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.32939/twl.v1i2.1717

Habibi, A., Julhadi, & Wahyuni, S. (2026). Pendekatan Antropologis Terhadap Tradisi Keislaman Loka. Yasin: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budya, 6(1), 973–988. https://ejournal.yasin-alsys.org/yasin/article/view/9050

Haryoko, S., Bahartiar, & Arwadi, F. (2020). Analisis Data Penelitian Kualitatif (Konsep, Teknik, & Prosedur Analisis). Universitas Negeri Makassar.

Husna, R., & Layyinah, Q. (2025). Harmoni Agama Dan Budaya: Kajian Living Qur’an. Al-Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 07(02), 512–526. https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/Muaddib/article/view/1764/1276

Idris, M., & Amalia, D. R. (2022). Islamic Shari’a and Traditions in Aceh Darussalam Syariat Islam dan Tradisi di Aceh Darussalam. Formosa Journal of Social Sciences, 1(1), 11–24. https://journal.formosapublisher.org/index.php/fjss

Kharir, A., & Lizamah, M. (2025). Beyond Spiritual Ritual: Qur’anic Khataman as a Catalyst for Socio-Economic Solidarity in Rural Indonesia. Surau Journal of Islamic Studies, 1(2), 146–163. https://ejournal.mdresearchcenter.id/index.php/surau/article/view/22

Khodijah, S., & Monang, S. (2025). Phenomenological Study of Living Qur’an in the Tradition of Death and Reinterpretation of the Younger Generation on the Practice of Khataman Al-Qur’an at Bireuen Cemetery, Aceh. QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 4(1), 351–366. https://doi.org/10.23917/qist.v4i1.10614

Lahida, M. R. P., Yusuf, M., & Mahfudz, M. (2025). Living Qur’an Sebagai Praktik Sosial: Urgensi Kontekstualisasi Wahyu Dalam Kehidupan Kontemporer. Pusaka:Jurnal Khazanah Keagamaan, 13(2), 399–412. https://journal.blamakassar.com/pusaka/article/view/1650/637

Mandala, I., & Admizal, I. (2023). Pemaknaan Dan Resepsi Fungsional Tradisi Rutinitas Idul Fitri: Studi Living Qur’an Mengunjungi Rumah Dan Makam Ulama’ Di Desa Koto Padang. Farabi, 20(2), 180–198. https://doi.org/10.30603/jf.v20i2.4172

Nanda, N. A., Alvionita, D. S., & Faros, M. A. (2025). Interaksi Masyarakat Melalui Tradisi Dan Ritual Sosial. Islamic Law: Jurnal Siyasah, 10(2), 165–175. https://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/law/article/view/1813

Ridha, M. (2021). Khazanah Living Quran dalam Masyarakat Aceh Muhammad. Tafse: Journal of Qur’anic Studies, 6(2), 268–282. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/tafse/article/view/11372/pdf

Riyaldi, R., Muslim, & Kafrawi, M. (2025). Six Forms, Multiple Meanings: Unpacking The Yasinan Tradition As A Living Engagement With The Qur’an In Rural Indonesia. Madinah: Jurnal Studi Islam, 12(1), 84–101. https://ejournal.iai-tabah.ac.id/madinah/id/article/view/3426/1490

Saleh, S. (2017). Analisis Data Kualitatif. Pustaka Ramadhan.

Sitepu, R. R., Ilhamni, & Putra, B. (2025). Resepsi Sosial Dan Makna Spiritualitas Dalam Tradisi Mengaji Di Kuburan: Fenomenologi Masyarakat Desa Bangai. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1), 30–43. https://doi.org/10.58404/uq.v5i1.400

Sri Wahyuni, Mawaddatul Jannah, Fadiah Alfi Laila, & Zaimatus Sholikhah. (2025). Khataman Al-Qur’an di Kuburan Malam Jum’at Legi: Analisis Spiritual dan Sosial di Desa Montorna. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial, 3(2), 21–34. https://doi.org/10.61132/sadewa.v3i2.1640

Sulaeman, Y., Kholilurrahman, & Nurbaiti. (2024). The Interaction of Local Tradition and the Qur’an: A Case Study of the Tarkam Tradition in Neroktog Village, Pinang District, Tangerang City. Al-Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an, 24(2), 117–149. https://journal.ptiq.ac.id/index.php/alburhan/article/view/283/258

Supriyanto, & Zaman, A. R. B. (2023). Living Quran in the Context of Rural Communities: A Study on the Miracle of the Quran in Gentasari, Kroya, Cilacap. Al-Bayan: Journal of Qur’an and Hadits Studies, 21(2), 199–216. https://doi.org/10.1163/22321969-20230132

Wahid, A., & Rahim, R. A. A. (2024). Islam’s Integration with Local Culture through the Custom of Reciting the Qur’an at Death. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 4(1), 51–58. https://doi.org/10.15575/jis.v4i1.32456

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Hanif, H., Nurlismawati, N., Faisal, M., Firdaus, M., Alhassan Aliyu, H., & Rahmi binti Yunus, Z. (2026). Tradisi Tadarus Musiman sebagai Resepsi Al-Qur’an: Praktik Kiriman Doa bagi Leluhur di Desa Karang Anyar Kabupaten Nagan Raya. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(3), 516-534. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i3.626