Analisis Penerapan Qanun Jinayat Terhadap Tindak Pidana Zina Di Aceh Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Nasional

Authors

  • Cut Junaida STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Vari Ardila STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Novi Navita STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Rahma Dewi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Ismalina Ismalina STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Sumardi Efendi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.566

Keywords:

Qanun Jinayat, Zina, Hukum Islam, Hukum Nasional, Aceh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Qanun Jinayat terhadap tindak pidana zina di Aceh dalam perspektif hukum Islam dan hukum nasional Indonesia. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonomi khusus yang memiliki kewenangan untuk menerapkan syariat Islam melalui Qanun Jinayat menimbulkan dinamika dalam sistem hukum nasional, khususnya terkait pluralisme hukum. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi penerapan sanksi zina dalam Qanun Jinayat, kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam, serta harmonisasinya dengan hukum nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual.Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qanun Jinayat telah mengadopsi prinsip hukum Islam, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala seperti pembuktian, perbedaan interpretasi, dan kritik dari perspektif hak asasi manusia. Selain itu, terdapat potensi disharmonisasi dengan hukum nasional, khususnya terkait asas legalitas dan kesetaraan hukum. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi yang komprehensif agar penerapan Qanun Jinayat dapat berjalan efektif, adil, dan tidak bertentangan dengan prinsip hukum nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afdhal, M., Azis, A., & Muntazar, N. (2025). Eksistensi Qanun Syariat Islam Aceh dalam Sistem Hukum Indonesia: Tinjauan Hukum Tata Negara Islam dan UUD 1945. MUNTAZAR: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 293-311.

Akbar, K., & Efendi, S. (2024). criminal law and human rights: a study on the principle of human rights protection in aceh qanun no. 6 of 2014 on jinayat law. Dusturiyah: Jurnal Hukum Islam, Perundang-Undangan Dan Pranata Sosial, 14(2), 197-211. https://doi.org/10.22373/dusturiyah.v14i2.25541

Ali, Z. (2018). Hukum pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Amelia, N. I., Sholehah, R., & Khairunnisa, K. (2024). Tindak Pidana Zina dan Penuduhan Zina: Kajian Hukum Pidana Islam. 1(2), 140–150. https://doi.org/10.62383/humif.v1i2.172

Amiruddin. (2022). Harmonisasi hukum dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal Hukum Nasional, 15(3), 200–215.

Amiruddin. (2022). Harmonisasi Hukum dalam Sistem Otonomi Daerah di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Amri, Y., Alkaf, M., & Da-Oh, P. (2024). Enforcement of Islamic Law in the Sharia State: Challenges and Obstacles of the Sharia Department. AJIL: Aceh Journal of Islamic Law, 1(1), 133-152.

Anggraini, S. D., Akli, Z., & Sumiadi, S. (2025). Analisi Perbandingan Pengaturan Tindakpidana Perzinahan Dalam Kuhp Lama Dan Kuhp Baru ( Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 ). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(3). https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i3.21965

Asshiddiqie, J. (2019). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Azmi, M., Herawati, H., & Banun, S. (2024). Zina Dalam Perspektif Qanun Jinayat Aceh Dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Journal of Law and Government Science, 10(2), 78-87.

Disantara, F. P. (2021). Konsep Pluralisme Hukum Khas Indonesia Sebagai Strategi Menghadapi Era Modernisasi Hukum. Al-Adalah: Jurnal Hukum Dan Politik Islam, 6(1), 1-36. https://doi.org/10.35673/ajmpi.v6i1.1129

Efendi, S. (2022). STAIN TDM Students’ Legal Awareness Level of Aceh Jinayah Qanun: English. In PROCEEDINGS: Dirundeng International Conference on Islamic Studies (pp. 1-21).

Efendi, S. (2024). Transformation of Islamic Criminal Law in Modern Society in Aceh. Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial Dan Hukum Islam, 5(2), 41-49. http://dx.doi.org/10.58836/al-qanun.v5i2.21513

Fadli, M. (2021). Analisis yuridis zina dalam qanun jinayat. Jurnal Justitia, 13(1), 77–90. https://journal.uinsgd.ac.id

Gandhi, L. M. (2010). Harmonisasi Hukum Menuju Hukum Responsif. Jakarta: BPHN.

Hidayat, A. (2018). Implementasi qanun jinayat di Aceh dalam perspektif hukum nasional. Jurnal Ius Quia Iustum, 25(2), 345–360. https://journal.uii.ac.id/IUSTU

Ibrahim, J. (2017). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Malang: Bayumedia Publishing.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (2022). Database peraturan perundang-undangan. https://peraturan.go.id

Lubis, R. (2020). Penegakan hukum syariat Islam di Aceh. Jurnal Ius, 8(2), 120–135. https://jurnalius.ac.id

Mahfud MD, M. (2017). Politik hukum di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Mahfud MD. (2017). Politik Hukum di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2021). Direktori putusan Mahkamah Syar’iyah. https://putusan3.mahkamahagung.go.id

Marzuki, P. M. (2016). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.

Muzakir, K. (2022). Zina Dalam Perspektif Hukum Islam dan Kitab Undang Undang Hukum Pidana. Formosa Journal of Science and Technology, 1(1). https://doi.org/10.55927/fjst.v1i1.664

Nasution, B. J. (2020). “Pluralisme Hukum dan Tantangan Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan di Indonesia.” Jurnal RechtsVinding, 9(2), 201–216.

Nasution, Z. (2020). Harmonisasi hukum Islam dan hukum nasional dalam qanun jinayat. RechtsVinding, 9(1), 101–115. https://rechtsvinding.bphn.go.id

Pemerintah Aceh. (2014). Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. https://peraturan.go.id

Putra, A. (2022). Dualisme hukum dalam penerapan syariat Islam di Aceh. Jurnal Legalitas, 14(1), 50–65. https://ojs.unimal.ac.id

Salim, A. (2015). Islamic criminal law in Indonesia: The case of Aceh. Indonesia Law Review, 5(2), 150–170. https://doi.org/10.15742/ilrev.v5n2.150

Santoso, T. (2003). Pengantar dan asas hukum pidana Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sari, D. (2019). Perspektif HAM terhadap penerapan qanun jinayat. Jurnal HAM, 10(2), 210–225. https://ejournal.balitbangham.go.id

Sirajuddin, S., Risdayani, R., & Indriani, D. (2024). Delik Aduan Tindak Pidana Perzinahan dalam Pandangan Hukum Pidana dan Hukum Islam. BUSTANUL FUQAHA, 5(2), 359–372. https://doi.org/10.36701/bustanul.v5i2.1717

Sumby, A. K., Leo, R. P., & Sonbait, S. P. (2024). Perbandingan Pertanggung-jawaban Pidana terhadap Pelaku Perzinahan Berdasarkan Hukum Pidana Islam Ditinjau dari Perspektif Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 dan Hukum Pidana dari Perspektif KUHP. Eksekusi/Eksekusi, Makassar, 2(4), 161–174. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i4.1526

Syarifuddin, A. (2014). Hukum Islam. Jakarta: Kencana.

Yusuf, M. (2021). Tinjauan yuridis sanksi cambuk dalam qanun jinayat. Jurnal Konstitusi, 18(3), 567–582. https://jurnalkonstitusi.mkri.id

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Junaida, C., Ardila, V., Navita, N., Dewi, R., Ismalina, I., & Efendi, S. (2026). Analisis Penerapan Qanun Jinayat Terhadap Tindak Pidana Zina Di Aceh Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Nasional. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(2), 48-70. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.566