Analisis Peran Elemen Desain Inklusif dalam Mendukung Aksesibilitas Pengguna Disabilitas di Ruang Publik
DOI:
https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.531Keywords:
Desain Inklusif, Aksesibilitas, Efisiensi, Disabilitas, Ruang PublikAbstract
Fasilitas interior yang tidak aksesibel masih menjadi hambatan signifikan dalam mewujudkan kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas di ruang publik. Meskipun berbagai standar aksesibilitas telah diterapkan, efektivitasnya dalam mendukung pengalaman pengguna di lapangan masih menunjukkan ketidakkonsistenan, sehingga pemenuhan standar teknis belum sepenuhnya menjawab kebutuhan nyata pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran elemen desain inklusif dalam membentuk aksesibilitas pengguna disabilitas di ruang publik melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan mengacu pada pedoman teknis bangunan dan standar desain aksesibel internasional sebagai kerangka evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejelasan sistem sirkulasi, keterbacaan ruang, kemudahan akses, serta integrasi elemen multisensori berperan penting dalam membantu pengguna memahami dan menavigasi ruang secara mandiri. Sebaliknya, ketidakteraturan tata ruang dan kurangnya elemen orientasi yang jelas berkontribusi terhadap disorientasi serta meningkatkan ketergantungan pengguna terhadap bantuan. Penelitian ini mengidentifikasi adanya kesenjangan antara pemenuhan standar teknis dan pengalaman aksesibilitas pengguna, serta menekankan pentingnya pendekatan desain yang berorientasi pada pengalaman pengguna dalam menciptakan ruang publik yang inklusif.
Downloads
References
Chidiac, S. E., & Reda, M. A. (2026). The Needs of People with Developmental Disabilities Vis-à-Vis Accessibility Standards in the Built Environment. Buildings, 16(3), 489. https://doi.org/10.3390/buildings16030489
Chidiac, S. E., Reda, M. A., & Marjaba, G. E. (2024). Accessibility of the built environment for people with sensory disabilities—review quality and representation of evidence. Buildings, 14(3), 707. https://doi.org/10.3390/buildings14030707
Clarkson, J., Coleman, R., Keates, S., & Lebbon, C. (2013). Inclusive design: Design for the whole population. Springer.
Gupta, A., Yadav, M., & Nayak, B. K. (2025). A systematic literature review on inclusive public open spaces: Accessibility standards and universal design principles. Urban science, 9(6), 181. https://doi.org/10.3390/urbansci9060181
Imrie, R., & Luck, R. (2014). Designing inclusive environments: rehabilitating the body and the relevance of universal design. Disability and rehabilitation, 36(16), 1315-1319. https://doi.org/10.3109/09638288.2014.936191
Kapsalis, E., Jaeger, N., & Hale, J. (2024). Disabled-by-design: effects of inaccessible urban public spaces on users of mobility assistive devices–a systematic review. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology, 19(3), 604-622. https://doi.org/10.1080/17483107.2022.2111723
Kementerian Pekerjaan Umum. (2006). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 30 Tahun 2006 tentang pedoman teknis fasilitas dan aksesibilitas pada bangunan gedung dan lingkungan.
Lid, I. M. (2014). Universal design and disability: An interdisciplinary perspective. Disability and rehabilitation, 36(16), 1344-1349. https://doi.org/10.3109/09638288.2014.931472
Mace, R. (1998). Universal design in housing. NC State University.
Preiser, W. F. E., & Smith, K. H. (2011). Universal design handbook (2nd ed.). McGraw-Hill.
Steinfeld, E., & Maisel, J. (2012). Universal design: Creating inclusive environments. Wiley.
U.S. Department of Justice. (2010). 2010 ADA standards for accessible design.
World Health Organization. (2011). World report on disability.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Michael Brotorahardjo, Danny Febryano Santoso, Liuz Clifton Hanenkang (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









