Reaktualisasi Hadits Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam Membangun Kesadaran Sosial Masyarakat Muslim di Era Digital

Authors

  • Emi Juanda STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Salim Umat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Muhammad Muhammad STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Rahmi Afrianti STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Siti Rahmi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Jamilah Jamilah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author
  • Mirja Mirja STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.524

Keywords:

Hadits, Kepedulian Sosial, Solidaritas Sosial, Masyarakat Digital, Nilai-nilai Islam

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran hadits amar ma’ruf nahi munkar sebagai fondasi normatif dalam membangun kesadaran sosial masyarakat Muslim di tengah dinamika globalisasi dan disrupsi digital. Pergeseran pola kehidupan dari kolektivisme menuju individualisme telah memunculkan kecenderungan apatisme sosial yang berdampak pada melemahnya kontrol moral publik. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis teks-teks hadits utama beserta interpretasi ulama klasik dan kontemporer untuk menemukan relevansinya dalam konteks kekinian. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep perubahan melalui tangan, lisan, dan hati, serta perumpamaan sosial seperti analogi kapal, memberikan dasar filosofis bagi tanggung jawab kolektif dalam menjaga tatanan sosial. Dalam era digital, prinsip tersebut mengalami transformasi medium melalui praktik dakwah siber, produksi konten, dan partisipasi dalam ruang publik virtual. Namun demikian, implementasinya menghadapi tantangan berupa radikalisme pemahaman, rendahnya literasi digital, serta munculnya fenomena vigilantisme siber. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kesadaran sosial berbasis hadits memerlukan pendekatan yang moderat, kontekstual, dan edukatif. Dengan demikian, amar ma’ruf nahi munkar tidak berhenti sebagai doktrin normatif, tetapi berfungsi sebagai instrumen praksis dalam membangun keadaban publik dan solidaritas sosial di era modern..

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al‘Asror, R., Khusnadin, M. H., Zumaro, A., & Ahmad, I. M. (2025). Pendidikan Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Jurnal Syntax Admiration, 6(1), 254-263. DOI: https://doi.org/10.46799/jsa.v6i1.2003

Batubara, J. A., & Sikumbang, A. T. (2025). Komunikasi Islam dalam Penegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 11(2), 916-924. DOI: https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4128

Fauzian, R., & Istianah, R. (2025). Pendidikan Islam dan tantangan era globalisasi: Dinamika ekonomi, sosial, budaya, politik, dan reorientasi kebijakan. CV. Intake Pustaka. Pangandaran

Ichsan, W. K., Hasan, R. M., & Yanti, A. M. (2026). Model Komunikasi Dakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar di Media Youtube. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(1), 60-79. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.390

Irawan, J., & Bashori, B. (2025). Etika Penyebaran Ayat Al-Qur’an dalam Media Digital: Kajian Literatur atas Tantangan dan Prinsip Qur’ani. Fathir: Jurnal Studi Islam, 2(3), 357-369. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i3.33

Kintona, D. M., Lubis, S., & Lubis, H. H. (2025). Analisis Pesan Dakwah Dalam Kitab As-Ṣārimul Maslūl Alā Syāṭimil Rasūl Li Syaikhūl Islām Ibnu Taimiyah Dalam Menghadapi Pencela Nabi Muhammad ﷺ. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 16(1), 101-110. https://cibangsa.com/index.php/tashdiq/article/view/4719

Linda, R., & Sunata, I. (2025). Dakwah Kultural dan Keluarga Modern: Antara Pelestarian Nilai Tradisional dan Tantangan Globalisasi. Idarotuna, 7 (2). DOI: http://dx.doi.org/10.24014/idarotuna.v7i2.36524

Mista, H., Warohmah, M., & Syathibye, A. (2026). Kh. Noer Alie: Warisan Spiritualitas dan Kohesi Sosial Masyarakat Bekasi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia. Jambi.

Nova, A., & Irma, A. (2025). Media Massa dan Regulasi Penyiran: Studi Kritis atas Peran KPI Aceh dalam menjaga Nilai Lokal dan Syariat Islam. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(3), 325-338. https://doi.org/10.71153/wathan.v2i3.337

Muhammad Syar’i Ramadhoni, Ahmad Rifki, & Helmi. (2025). Menelusuri Hadits Amar Ma’ruf Nahi Munkar: Kajian Teks, Makna, dan Realitas di Masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 69-74. https://doi.org/10.63822/53zj5r26

Nurfauzi, H., & Lubis, Z. H. (2025). Konsep Negara dalam Al-Qur'an: Studi Perbandingan Pemikiran Muhammad Quraish Shihab dan Sayyid Quthb. Blantika: Multidisciplinary Journal, 3(3). DOI: https://doi.org/10.57096/blantika.v3i3.297

Rahmah, S. M., & Mahmud, H. (2026). Pengawasan dalam Dakwah: Memahami Konsep ‘Amr Ma'ruf Nahi Munkar’dalam Alquran. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 1038-1045. DOI: https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3191

Tarigan, N. B., Damanik, F. H. S., Ngabalin, M., Estede, S., Gea, E., Mirsel, R., ... & Kristiantoro, S. (2025). Sosiologi Agama: Dinamika dan Fenomena Sosial Kontemporer. Star Digital Publishing. Yogyakarta

Uleng, I., & Aderus, A. (2025). Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspek: Penggambaran Islam Yang Sebenarnya, Islam Sebagai Agama, Dan Islam Sebagai Tafsir Keagamaan. Jurnal Andi Djemma| Jurnal Pendidikan, 8(1), 01-10. DOI: https://doi.org/10.35914/jad.v8i1.3047

Yusuf, S. I. A., Zain, M. M., Azhaari, H., & Firdaus, M. (2025). Pengembangan Metode Dakwah dalam Memenuhi Perkembangan Zaman Menurut Buya Hamka. Jurnal Manajemen Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 1(6), 353-371. https://journal.jmdikpublisher.com/jmdik/article/view/35

Wijaya, M., & Pranomo, B. Andi Batary Citta, & Sumardi Efendi.(2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualtatif, dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Juanda, E., Umat, S., Muhammad, M., Afrianti, R., Rahmi, S., Jamilah, J., & Mirja, M. (2026). Reaktualisasi Hadits Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam Membangun Kesadaran Sosial Masyarakat Muslim di Era Digital. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(2), 154-166. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i2.524