Nilai-Nilai Kepemimpinan Dalam Tafsir Al-Azhar: Studi Tentang Keseimbangan Antara Profesionalitas Dan Spiritualitas

Authors

  • Ahmad Ridhoni Idham Halid UIN Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i1.491

Keywords:

Tafsir Al-Azhar, HAMKA, Kepemimpinan, Profesionalitas (Al-Qawîy), Spiritualitas (Al-Amîn)

Abstract

Krisis kepemimpinan kontemporer seringkali ditandai oleh dikotomi antara kompetensi teknis dan integritas moral, di mana banyak pemimpin cerdas namun nir-etika, atau saleh namun lemah secara manajerial. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep kepemimpinan ideal perspektif HAMKA dalam Tafsir Al-Azhar untuk merespons problematika tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan metode tafsir maudhū‘ī (tematik) yang dianalisis menggunakan pendekatan adabī ijtimā‘ī (sosial-kemasyarakatan) untuk menggali kontekstualisasi pemikiran HAMKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi kepemimpinan HAMKA bertumpu pada sintesis integratif dua pilar utama dalam Q.S. Al-Qaşaş ayat 26, yaitu al-qawiy dan al-amîn. HAMKA menafsirkan al-qawiy sebagai dimensi profesionalitas yang mencakup kecakapan manajerial, keahlian teknis (expert), dan kekuatan strategi, yang berkorelasi dengan sifat hafizhun ‘alîm dalam Q.S. Yūsuf ayat 55, sementara al-amîn dimaknai sebagai dimensi spiritualitas yang berakar pada keimanan dan melahirkan integritas. Temuan kunci menegaskan bahwa hubungan kedua dimensi tersebut bersifat hierarkis-fungsional di mana spiritualitas (budi pekerti) berfungsi sebagai pengendali bagi profesionalitas (akal/kompetensi). Implikasi konsep ini menawarkan model "Kepemimpinan Profetik" yang menyeimbangkan kapabilitas duniawi dengan kesadaran ukhrawi, yang sangat relevan diterapkan di Indonesia sebagai landasan etika birokrasi dan rekrutmen pemimpin publik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ad-Dumaiji, A. (2016). Al-Imāmah al-‘Uẓmā: Konsep Kepemimpinan dalam Islam. (U. Mujtahid, Terj.). Jakarta: Ummul Qura.

Al-Ghazali, I. (1998). Nasihat al-Muluk: Nasihat Bagi Para Penguasa. Bandung: Mizan.

Cibro, R. (2019). Dari Wujudiyah Ke Ma’rifah: Geneologi Tasawuf Hamzah Fansuri. At-Tafkir, 12(1), 27-44. https://doi.org/10.32505/at.v12i1.591

Efendi, S., Alfianda, R., Kamisan, K., Sarioda, S., & Amin, M. (2024). Spirit Pancasila Sebagai The Way of Life dan Dasar Tujuan Bernegara. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(1), 89-100. https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i1.102

Faishol, L. (2020). Kepemimpinan Profetik dalam Pendidikan Islam. Eduprof: Islamic Education Journal, 2(1), 39-53.

Fauziyyah, A. N., Asaad, A. M., & Mahmud, A. (2022). Characteristics of A Hard Heart from the Perspective of Tafsir Al-Azhar. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 10(2), 481-500.

HAMKA. (1980). Keadilan Sosial dalam Islam. Jakarta: Pustaka Panjimas.

HAMKA. (1990). Tafsir Al-Azhar (Juz 1-30). Singapura: Pustaka Nasional.

HAMKA. (2020). Lembaga Budi. Jakarta: Gema Insani.

Hayati. (2022). Relasi Kepemimpinan dalam Tafsir Al-Azhar (Studi Analisis Munasabah Al-Qur'an). An-Nur: Jurnal Studi Islam, 8(2), 125-145.

Mu'ammar, A. (2019). Kualifikasi Pemimpin Dalam Tafsir Al-Azhar. JILS: Journal of Islamic and Law Studies, 3(2), 21-38.

Mubaraq, M. H. (2025). Pemikiran Buya Hamka terhadap Peradaban Sosial Islam. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 8329–8336. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2890

Mulyani, S. (2022). Karakteristik Kepemimpinan Islami Menurut Prof Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar. Ar-Ribhu: Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah, 3(1), 65–73.

Rahman, A. (2022). Hamka's Vision of Islamic Social Civilization: Education and Cultural Integration. Journal of Islamic Education, 8(1), 22-40.

Rahman, F. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press.

Rozi, S., Nurlizam, N., & Zubir, M. (2024). The Reception of Hamka's Tafsir Al-Azhar within Social Religious Issues in the Malay World. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 25(2), 247–272.

Sari, N. P. (2023). Ekonomi Syariah dan Peradaban Sosial Islam: Inspirasi dari Buya Hamka. Jurnal Ekonomi Islam, 14(2), 112-128.

Shihab, M. Q. (2007). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.

Tibi, B. (2013). The Sharia State: Arab Spring and Democratization. London: Palgrave Macmillan.

Zahwa, A., Safitri, R. D., Pratiwi, A. N. R., & Subiakto, V. S. N. (2025). Meningkatkan Daya Saing Bangsa: Peran Strategis Investasi Pendidikan dalam Pengembangan SDM. Indonesian Journal of Education, 2(1), 150-155.

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Halid, A. R. I. (2026). Nilai-Nilai Kepemimpinan Dalam Tafsir Al-Azhar: Studi Tentang Keseimbangan Antara Profesionalitas Dan Spiritualitas. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(1), 267-282. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i1.491