Keterampilan Mendengarkan Aktif dalam Meningkatkan Empati Komunikasi Antarpribadi dengan Teman Sebaya

Authors

  • Wilda Sofia Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author
  • Ade Irma Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i1.447

Keywords:

Mendengarkan Aktif, Empati, Komunikasi Antarpribadi, Teman Sebaya, Keterampilan Interpersonal

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keterampilan mendengarkan aktif dalam meningkatkan empati komunikasi antarpribadi pada hubungan teman sebaya. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kemampuan interpersonal dalam membangun relasi sosial yang harmonis, terutama pada remaja dan mahasiswa yang sedang berada pada fase perkembangan sosial yang intens. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur komunikasi, psikologi sosial, dan penelitian terkait mendengarkan aktif serta empati interpersonal. Hasil kajian menunjukkan bahwa mendengarkan aktif merupakan fondasi komunikasi yang efektif karena melibatkan perhatian penuh terhadap pesan verbal dan nonverbal, pemahaman konteks, serta respons empatik yang konstruktif. Temuan analitis juga menunjukkan adanya hubungan kuat antara keterampilan mendengarkan aktif dan peningkatan empati, yang tercermin melalui kemampuan memahami perspektif orang lain, validasi emosional, serta pengurangan konflik interpersonal. Selain itu, implikasi keterampilan mendengarkan aktif dalam interaksi teman sebaya terlihat pada munculnya hubungan yang lebih stabil, dukungan emosional yang lebih kuat, serta kemampuan adaptasi komunikasi di era digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan keterampilan mendengarkan aktif merupakan kebutuhan penting dalam membentuk kualitas hubungan sosial yang sehat dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aderoben, A., Darmawan, W., & Saripudin, D. (2024). Peran Empati dalam Pengajaran Sejarah: Tinjauan Literatur. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 132-151. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.3128

Afasli, B., Firman, F., & Netrawati, N. (2024). Teknik Roleplaying Pada Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa: Literatur Review. Guiding World (Bimbingan Dan Konseling), 7(2), 41-48. https://doi.org/10.33627/gw.v7i2.2159

Agustina, A., Ikishima, F. I., Putri, M. E., & Noverina, A. (2025). Peranan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Tingkat Akhir. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 387-394. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5687

Aulia, L. R., Kholisoh, N., Rahma, V. Z., Rostika, D., & Sudarmansyah, R. (2024). Pentingnya pendidikan empati untuk mengurangi kasus bullying di sekolah dasar. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 2(1), 71-79.

Budyatna, M. (2015). Teori-Teori Mengenai Komunikasi Antar-Pribadi. Prenada Media.

Febrianti, K., & Setiawati, D. (2023). Empati Peserta Didik Saat Belajar Kelompok. Jurnal BK UNESA, 13(1).

Fitriatun, E., Nopita, N., & Muliyani, S. E. M. (2018). Karakter empati dalam konseling teman sebaya pada masa remaja. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 4(1), 16-23. https://doi.org/10.33394/jk.v4i1.897

Ghofar, A., & Endaryono, B. (2024). MANAJEMEN PELATIHAN MENGAPLIKASIKAN KETERAMPILAN DASAR KOMUNIKASI (Tinjauan dalam Perspektif Komunikasi Interpersonal). Where Theory, Practice, Experience & Talent Meet, TPeT, 4(1), 16-26. https://doi.org/10.58890/tpet.v4i1.333

Harahap, N. H., Azzura, P. R., Yasmin, R., Ikram, R., Alfarisi, R., Maghfira, W. A., & Hsb, Z. L. S. (2025). Analisis Isi Pesan Komunikasi Interpersonal dalam Percakapan Digital Melalui Aplikasi WhatsApp Sebagai Bentuk Interaksi Sosial Modern. Fatih: Journal of Contemporary Research, 2(1), 433-444.

Indrajaya, T. (2016). Pentingnya Ketrampilan Mendengar Dalam Menciptakan Komunikasi Yang Efektif. Jurnal Administrasi Dan Manajemen, 6(1). https://doi.org/10.52643/jam.v6i1.183

Mahanani, I. S., Pudjiati, S. R. R., & Patricia, P. (2018). Pelatihan Ketrampilan Mendengarkan Empatik Aktif Untuk Meningkatkan Kedekatan Guru dan Anak. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 10(1), 1-28. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol10.iss1.art1

Muhsinah, M. (2024). Analisis peran dakwah sebagai alat transformasi sosial: Tantangan dan strategi komunikasi dalam konteks masyarakat modern. Jurnal Komunikasi Dan Media, 1(1), 160-175.

Oktarina, Y., & Abdullah, Y. (2017). Komunikasi dalam perspektif teori dan praktik. Deepublish.

Rahmi, N., Hasibuan, U. M., Sipahutas, W. M., & Siregar, V. Y. (2024). Efektivitas Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Remaja. Social Science and Contemporary Issues Journal, 2(1), 122-132. https://doi.org/10.59388/sscij.v2i1.494

Rahmi, S. (2021). Komunikasi interpersonal dan hubungannya dalam konseling. Syiah Kuala University Press.

Sanulita, H., Lestari, S. A., Syarmila, S., Yustina, I., Atika, A., Nurillah, S., ... & Annisa, A. (2024). Keterampilan berbahasa reseptif: Teori dan pengajarannya. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Suryawati, N. M. R. (2016). Konseling Teman Sebaya Untuk Meningkatkan Empati Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(2), 202-211. https://doi.org/10.17509/jpp.v16i2.4247

Syaidah, K., & Dewi, R. (2024). Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Dan Generazi Z Perspektif Pendidikan Karakter. SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 2(2), 14-39. https://doi.org/10.59166/syaikhona.v2i2.230

Wello, M. B., & Novia, L. (2021). Developing Interpersonal Skills: Mengembangkan Keterampilan Antar Pribadi. CV. Beta Aksara.

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Sofia, W., & Irma, A. (2026). Keterampilan Mendengarkan Aktif dalam Meningkatkan Empati Komunikasi Antarpribadi dengan Teman Sebaya. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 3(1), 114-130. https://doi.org/10.71153/jimmi.v3i1.447