Kecemasan Berlebihan (Anxiety Disorder) Dalam Perspektif Al-Quran

Authors

  • Deffa Cahyana Harits Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.386

Keywords:

Kecemasan Berlebihan, Anxiety Disorder, Al-Qur’an, Tafsir, Terapi Islam

Abstract

Dalam Al-Qur’an, kecemasan dipahami sebagai bagian dari sifat dasar manusia yang diekspresikan melalui istilah khauf (takut), khasyah (takut), huzn (sedih), halu’a (gelisah), dan dhayq (sempit). Penelitian ini bertujuan untuk menganalis aspek-aspek kecemasan berlebihan, faktor-faktor, serta solusi terapi berdasarkan perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kepustakaan. Data utama berasal dari Tafsir Al-Munir karya Wahbah Zuhaili, Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, dan Tafsīr al-Taḥrīr wa al-Tanwīr karya Ibn ‘Āsyūr  yang didukung oleh literatur sekunder tentang kecemasan berlebihan dan tafsir Al-Qur’an. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur mendalam, yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan berlebihan (Anxiety Disorder) dalam perspektif Al-Qur’an merupakan fenomena yang melibatkan aspek fisiologis (Q.S An-Nahl: 127), behavioral (Q.S Ali Imran: 175) dan kognitif (Q.S Al-Ma’arij: 19; Ali Imran: 139) yang meliputi dua faktor utama sebagai pemicu kecemasan. Pertama, pengalaman buruk di masa lalu seperti yang dialami Nabi Ya’qub ketika kehilangan Nabi Yusuf (QS. Yusuf: 84). Kedua, pikiran irasional yang membuat manusia cenderung berprasangka buruk terhadap masa depan (QS. Al-Isra: 31). Al-Qur’an juga menawarkan solusi melalui penguatan keimanan seperti tawakal (QS. Al-Baqarah: 216), dzikir dan doa (QS. Ar-Ra’d: 28; QS. An-naml: 62), melaksanakan shalat (QS. Al-Baqarah: 277), membaca Al-Qur’an (QS. Al-Isra: 82), muhasabah/mindfulness (QS. Al-Hasyr: 18), thought stopping (QS. Al-A’raf: 200), problem-solving (QS. Asy-Syarh: 5-6), Exposyre therapy (Al-Baqarah: 286), sebagai terapi efektif dalam membantu individu mengelola kecemasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

‘Abdillah Al-Bukhari, Abi, Shahih Al-Bukhari, (Dar Al-Kutub Al‘Ilmiah, Beirut, 2006), Jilid 4, 3.

A. Rathus, dan B. Greene, 0J. S. Nevid, S., Psikologi Abnormal, (Jakarta: Erlangga, 2003.

A. Wiramihardja, Sutardjo, Pengantar Psikologi Abnormal., 68.

Abdillah Al-Qurthubi Abu, Al-Jami’ Lī Ahkam alQurān Wa al-Mubayyin Lima Tadhammanahu Min asSunnah Wa Ayi al-Furqān, Jilid 4, Terj. Fathurahman dan Ahmad Hotib‖, (Jakarta: Pustaka Azzam, 2007).

al-Asfahānī, Al-Ragib, Mu’jam Mufradāt Alfazh al-Qur’an, (Beirut: Dār al-Kutūb al-‗Ilmiyah, 2004).

Al-Ghazali, Minhaj al-‘Abidin, terj. Moh. Syamsi Hasan dengan judul Minhaj al- ‘Abidin: Tujuh Tahapan Menuju Puncak Ibadah (Surabaya: Penerbit Amelia Surabaya, 2006).

Al-Qasim Bin Muhammad Al-Raghib Al-Ashāfani,Abi, Al-Mufradat Al-Lafadzul Qur’ān.

al-Zuhaili, Wahbah, al-Tafsīr al-Munīr fi al-Aqidat wa al-Syari’at wa al-Manhaj, Jilid 2, (Damaskus: Dār Al-Fikr, 2009).

Apollo, “Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Kecemasan Berkomunikasi Secara Lisan Pada Remaja”. Manasa Jurnal Ilmiah Psikologi UNIKA Atmajaya. Vol. 1 No.1, 2007.

Chaplin, J. P., Kamus Lengkap Psikologi, Terj. Kartini Kartono (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006).

Dardiri Hasyim, Sukanto and, Nafsiologi; Refleksi Analisis Tentang Diri Dan Tingkah Laku Manusia (Surabaya: Risalah Gusti, 1995).

Djumhana Bastaman Hanna, Integrasi Psikologi dengan Islam Menuju Psikologi Islam (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1995).

Dona Fitri, Annisa, IFDIL, Ifdil. Konsep kecemasan (anxiety) pada lanjut usia (lansia). Konselor, 2016.

Eka, Juntika Nurihsan, dan Syamsu Yusuf, Wahyuni, "Kesejahteraan mahasiswa: Implikasi terhadap program konseling di perguruan tinggi." Insight: Jurnal Bimbingan Konseling 7.1 (2018).

Fu‘ad A bdul Baqi‘, Muhammad, Mu’jam Mufahrās Lī alfadz al-Qur’ān al-Karīm, (Kairo : Dār al-Hadith, 2007).

Gojali, Mukhtar, “Psikologi Islami; Sebuah Pendekatan Alternatif Terhadap Teori-Teori Psikolgi,” Syifa al-Qulub 1, no. 1 (2016).

Hadits Riwayat Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573.

Imam Muhyi As-Sunnah Abi Muhammad Al-Husain Ibn Mas’ud, Al-Baghowiy, Tafsir Al-Baghawiy Ma’alim At-Tanzil. (Daar At-Thayyibah, 1988).

J Edelmen, Robet, Anxiety Theory, Reseacrh and Intervention in Clinical and Health Psychology (Chichester England John Wiley & Sons Ltd, 1992).

Jalaluddin, Psikologi Agama (Jakarta: PT Raja Grafindo persada, 2012).

Kartono, F., & Del Rosso, J. Q., Desai, A., Systemic retinoid therapy: a status report on optimal use and safety of long-term therapy. Dermatologic clinics, 25(2), (2007).

KBBI.

Kessler, Chiu, Demler, dan Walters E, R. C., Prevalence, Severity, And Comorbidity Of 12-Month DSM-IV Disorders In The National Comorbidity Survey Replication, ARCH GEN PSYCHIATRY: jurnal ilmiah 62, no 12.

Lur Rochman, Kholil, Kesehatan Mental (Purwoketo: Fajar Media Press, 2010).

M. L., Maula, L., & Arwen., Khoirunnisa, Hubungan Tindakan Bullying Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 2018.

Mansyur S, Casmini, “Kontrol Diri Dalam Perspektif Islam Dan Upaya Peningkatannya Melalui Layangan Bimbingan Konseling Islam”, No.5.

Manzur, Ibnu, Lisân Al-‘Arab, (Kairo: Dār al-Ma‘ārif 1119).

Nevid, Gangguan Kecemasan, (Jakarta: Pustaka Setia, 2005), h. 164.

Nizamuddin Dkk, Metode Penelitian: Kajian Teoritis Dan Praktis Bagi Mahasiswa (Riau: Dotplus Publisher, 2021).

Nur Ghufron dan Rini Risnawita, S, M., Teori-Teori Psikologi, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2014).

Olatunji, Bunmi O, Jurnal Orang Kulit Hitam di Pendidikan Tinggi. (28 Februari 2022)

Putra Suny, Ulfi, Gangguan Kecemasan dan Depresi Dalam Perspektif Al-Qur’an, Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7, Special Issue No. 1, Januari 2022.

Qayyim Al-Jauzi, Ibnul, Ad-Da’u wa Ad-Dawa’, terj. Salim Bazemool dengan judul Terapi Penyakit Hati, cet. 2 (Jakarta: Qisthi Press, 2005).

Quraish Shihab, M., Ensiklopedia Al-Qur’an: Kajian Kosakata, jilid 2, (Jakarta: Lentera Hati 2007).

Quraish Shihab, M., Tafsir Al-Misbah; Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an.... Vol. 2.

Rahman, Fazlur, Major Themes of The Qur’anan (Bandung: Pustaka, 1983).

Rusydi, Ahmad, Kecemasan dan Psikoterapi Spiritual Islam, (Yogyakarta: Istana Publishing, 2015).

S, Suryabrata, Buletin Psikologi, 8(2). Pengujian signifikansi hipotesis nol dalam penelitian psikologis. 2000.

Safaria & Nofrans Eka Saputra, Triantoro, Manajemen Emosi: Sebuah panduan cerdas bagaimana mengelola emosi positif dalam hidup Anda, (Jakarta: Bumi Aksara, 2012).

Schwartz, S., Steven, Abnormal Psychology: a discovery approach, (California: Mayfield Publishing Company, 2000).

Slamet, Psikologi Kesehatan (Jakarta: PT. Grafindo, 1994). hlm. 34.

Temkin Beck, Aaron, Cognitive Therapy and the Emotional Disorders.

Triana Indri, and Muhammad Fakhrurrozi. Maharani, "Hubungan Dukungan Sosial dan Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan pada Ibu Hamil Trimester Ketiga." Jurnal Psikologi 7.2 (2014).

Vildayanti, Hilda, Farmakoterapi Gangguan Anxietas, 16, No 1, Jurnal, Sumedang, 2018.

W. Stuart, Gail, Buku Saku Keperawatan Jiwa, (Jakarta: EGC, 2006).

Wahid Nasrudin, M., Skripsi Gangguan Kecemasan Dalam Perspektif Al-Qur’ān (pendekatan Psikologi), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat‖, (Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, 2018).

Wahid Nasrudin, Moh., Metodologi Penelitian; Refleksi Pengembangan Pemahaman Dan Penguasaan Metodologi Penelitian (Malang: UIN Pres, 2008).

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Harits, D. C. (2026). Kecemasan Berlebihan (Anxiety Disorder) Dalam Perspektif Al-Quran. Fathir: Jurnal Studi Islam, 3(1), 16-35. https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.386