Pemikiran Amin Abdullah Seputar Integrasi Keilmuan
DOI:
https://doi.org/10.71153/fathir.v1i2.13Keywords:
Pemikiran, Amin Abdullah, Integrasi KeilmuanAbstract
Pemikiran mengenai integrasi atau islamisasi ilmu pengetahuan, yang saat ini sedang dilakukan oleh kalangan intelektual Muslim, tidak lepas dari kesadaran beragama. Di era kontemporer, dunia Islam cenderung membuat dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. M. Amin Abdullah merasa penting untuk merekonstruksi paradigma keilmuan sebagai respons terhadap kondisi ini. Dalam penelitiannya, Abdullah mengusulkan konsep keilmuan berupa jaring laba-laba teoantroposentrik-integralistik. Konsep ini menggabungkan disiplin ilmu keagamaan dengan disiplin ilmu lainnya yang saling terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, yang menghasilkan konsep dasar jaring laba-laba dengan pola integrasi. Al-Quran dan Sunnah menjadi dasar hirarki keilmuan, dengan landasan pertama bersifat dogmatik. Paradigma ini mencakup definisi bahwa Al-Quran dan Hadits menjadi landasan normatif. Pendekatan integrasi interkoneksi menghargai keilmuan umum yang sudah ada, mempertimbangkan basis epistemologi, ontologi, dan aksiologi yang mapan. Meskipun relevan dengan kebutuhan zaman, aplikasi paradigma ini tidak mudah, terutama dalam konteks pengembangan perguruan tinggi agama. Perubahan dari IAIN menjadi UIN menimbulkan kerancuan, khususnya bagi program-program studi baru. Oleh karena itu, solusi perlu dicari agar tujuan ideal dari integrasi dan interkoneksi ini dapat terwujud. Integrasi ini diharapkan mampu memberikan jawaban terhadap kebuntuan dalam ilmu pengetahuan Islam dan mengatasi kompleksitas permasalahan kemanusiaan di era globalisasi.
Downloads
References
Abdullah, A. (2002). Studi Agama: Normativitas atau Historisitas. Pustaka Pelajar.
Abdullah, A. (2004). Integrasi Sains-Islam Mempertemukan Epistimologi Islam dan Sains. Pilar Religia.
Abdullah, A. (2007). Islamic Stadies dalam Paradigma Integrasi-Interkoneksi. Suka Press.
Abdullah, M. A. (2012). Bangunan Baru Epistemologi Keilmuan Studi Hukum Islam dalam Merespon Globalisasi. Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum, 46(2).
Amanda, M. D., Santoso, G., Puspita, A. M. I., & Imanda, F. A. (2023). Kontribusi Masyarakat dalam Perspektif Ketahanan Nasional Indonesia di Era Digital. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(6), 45-63.
Anam, K. (2023). Dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam perspektif pendidikan islam: studi komparasi pemikiran m. Amin abdullah dan imam suprayogo (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo)
Anwar, S. (2021). Integrasi Keilmuan Prespektif M. Amin Abdullah dan Imam Suprayogo, Jurnal Pedagogy, 17(1), 142-165
Bagir, Z. A. (2005). Integrasi Ilmu dan Agama: Interpretasi dan Aksi. Mizan Pustaka.
Dahri, D., Suyanta, S., Shadiqin, S. I., & Ramli, R. (2023). Jejaring Pendidikan Islam; Proses Pembentukan Relasi Guru dan Murid Pesantren di Kabupaten Aceh Singkil. At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 15(2), 220-236.
Fadhilah, I. (2014). Interkoneksi Dan Intersubjektifitas Keberagamaan Manusia: Memahami Butir Pemikiran M. Amin Abdullah. Prosiding Kolokium Antarabangsa Siswazah Pengajian Islam (KASPI), 114-124
Haq, M. M. A. (2023). Urgensi Aneka Pendekatan dalam Kajian Islam: Dari Inter-Multidisiplin ke Transdisiplin Menurut Amin Abdullah. Medina-Te: Jurnal Studi Islam, 19(2), 159-173.
Khoirudin, A. (2017). Sains Islam Berbasis Nalar Ayat-Ayat Semesta. At-Ta'dib, 12(1), 195-217.
Marhamah & Zikriati. (2024). Mengenal Kebutuhan Peserta Didik Diera Kurikulum Merdeka. (2024). Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(1), 89-106.
Masyitoh, D. (2020). Amin Abdullah dan paradigma integrasi-interkoneksi. JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora), 4(1), 81-88.
Munir, S. (2018). Pandangan Amin Abdullah Tentang Kalam: Tinjauan Filosofis. Skripsi. Makassar: Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin.
Musliadi, M. (2014). Epistemologi Keilmuan dalam Islam: Kajian terhadap Pemikiran M. Amin Abdullah. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 13(2), 160-183.
Nasir, A. (2014). Sintesis Pemikiran M. Amin Abdullah Dan Adian Husaini (Pendekatan Dalam Pengkajian Islam). Fikrah, 2(1). 141-152
Nasr, S.H. (1996). Intelektual Islam: Teologi, Filsafat dan Gnosis. Pustaka Pelajar.
Phonna, B. T., Andhika, M. R., & Zulhendra, D. (2024). Upaya Kepala Madrasah Dalam Memenuhi Fasilitas Kerja Tenaga Kependidikan MAN 2 Aceh Barat. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 76-88.
Rambe, U. K. (2019). Pemikiran Amin Abdullah. AL-HIKMAH: Jurnal Theosofi Dan Peradaban Islam, 1(2).
Raseuki, G. (2024). Kredibilitas Guru PAI di Masa Pandemi Covid-19: Studi di SMP Negeri 2 Bate Kabupaten Pidie. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(1), 84-99.
Sadewa, M. A. (2022). Meninjau Kurikulum prototipe melalui pendekatan integrasi-interkoneksi Prof M Amin Abdullah. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(1), 266-280.
Said, N. (2005) Wahyuddin Halim dan Muhammad Sabri, Sinergi Agama dan Sains. Alauddin Press.
Sari, E. R. (2019). Struktur Fundamental Epistemologi (Rancang Bangun Pemikiran Amin Abdullah) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Siraj, D. C. (2024). Islamisasi Ilmu Persfektif Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(1), 38-47.
Siregar, P. (2014). Integrasi Ilmu-Ilmu Keislaman Dalam Perspektif M. Amin Abdullah. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 38(2).
Siswanto, S. (2013). Perspektif Amin Abdullah Tentang Integrasi-Interkoneksi Dalam Kajian Islam. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 3(2), 376-409.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhammad Ichsanul Akmal (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.